Unik, Komisioner KPU Pasbar Pakai Baju Adat Saat Rapat Pleno

"Baju adat yang mereka pakai merupakan baju adat Minang, Jawa dan Mandailing"
Rapat pleno di halaman KPU Pasbar (Istimewa)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Hal unik terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman Barat yakni sejumlah anggota KPU memakai baju adat selama perekapan perhitungan suara  tingkat kabupatan di halaman Kantor KPU Pasbar-Sumbar, Kamis 2 Mei 2019.

Menurut Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis, baju adat ini sengaja dipakai sebagai bentuk keberagaman etnis atau adat yang ada di Kabupaten Pasaman Barat.

Jelas dia, baju adat yang mereka pakai merupakan baju adat Minang, Jawa dan Mandailing, sesuai dengan etnis suku yang ada di daerah itu. Menurutnya, ini menandakan kehidupan yang harmonis dalam keberagaman suku yang ada.

"Keberagaman itu merupakan modal persatuan dan kesatuan di masyarakat. Selama tahapan Pemilu 2019, telah berlangsung dengan aman dan lancar," ujarnya.

Disamping itu ia menuturkan, meskipun belum semua rekapitulasi di tingkat kecamatan selesai melakukan perekapan, namun rekapitulasi suara di tingkat kecamatan tetap dimulai.

"Baru sembilan kecamatan yang selesai melakukan perekapan di tingkat kecamatan dari sebelas kecamatan yang ada di Pasaman Barat. Mudah-mudahan hari ini Kecamatan Kinali dan Kecamatan Sungai Aur selesai," harapnya.

Sembilan kecamatan yang sudah selesai perekapan di tingkat kecamatan itu diantaranya Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kecamatan Gunung Tuleh, Kecamatan Sungai Beremas, Kecamatan Ranah Batahan, Kecamatan Parit Koto Balingka, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kecamatan Pasaman, Kecamatan Lembah Melintang dan Kecamatan Talamau.

[Irfan Pasaribu]