Jam Kerja ASN Dikurangi Selama Ramadhan

"Inti dari Surat Edaran tersebut mengurangi jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadhan"
ASN Pemprov Sumbar (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengeluarkan intruksi Nomor 05/INST/2019 tentang  perubahan jam kerja dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar pada bulan Ramadhan 1440 Hijriah.

Inti dari Surat Edaran tersebut mengurangi jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadhan. 

Surat ini dikeluarkan Pemprov Sumbar sehubungan dengan SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin Nomor 394 Tahun 2019. Dalam aturan tersebut, jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dikurangi. 

"Penetapan jam kerja selama bulan Ramadhan itu dilakukan demi tertib dan lancarnya ASN dalam menjalankan tugas serta menjaga khusuknya pelaksanaan ibadah puasa," ujar Gubernur, Irwan Prayitno, Jumat (3/5).

Dalam surat intruksi itu disebutkan, bagi instansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumbar yang memberlakukan 5 (lima) hari kerja, jam kerja pada Senin hingga Kamis ditetapkan pukul 08.00-15.00 WIB dengan waktu istirahat, pukul 12.30-13.00 WIB.

Sedangkan khusus hari Jumat, jam kerja berlaku pukul 08.00-15.30 WIB dan waktu istirahat pukul 12.00 -13.00 WIB.

Sementara, bagi OPD Pemprov yang memberlakukan enam hari kerja, jam kerja Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu dimulai pukul 08.00 dan berakhir 14.00 WIB. Waktu istirahat ditetapkan pukul 12.30-13.00 WIB.

Pada hari Jumat, jam kerja berlaku pukul 08.00-14.30 WIB dengan waktu istirahat pukul 12.00-13.00 WIB.

"Ketentuan pelaksanaan lebih lanjut mengenai jam kerja pada bulan Ramadhan tersebut diatur oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota dengan menyesuaikan situasi dan kondisi setempat, sedangkan jam guru atau penjaga sekolah pengaturanya dilakukan Kepala Dinas Pendidikan  Provinsi," ungkapnya.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar) Alwis menegaskan, pengurangan jam kerja bagi ASN jangan sampai ... Baca halaman selanjutnya