Pemko Payakumbuh Pangkas Waktu Tunggu Pasien di Puskesmas Melalui Aplikasi SiPaduko

"Targetnya untuk memotong waktu tunggu pasien, mengurai kesalahan pemberian obat dan juga tidak ada kelalaian dalam menginput data"
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz saat melaunching aplikasi SiPaduko. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Untuk memangkas waktu tunggu pasien di Puskesmas, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan yang berkolaborasi dengan Dinas Kominfo Kota Payakumbuh membuat terobosan baru dengan melaunching Aplikasi Sistem Informasi Puskesmas Terpadu Kota Payakumbuh (SiPaduko) di Puskesmas Ibuah, Jumat (3/5).

Aplikasi SiPaduko bisa diakses masyarakat melalui smartphone untuk melakukan pendaftaran tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan tingkat pertama itu.

"Mudah-mudahan SiPaduko ini bisa memberi manfaat untuk masyarakat dan ini jadi terobosan terbaik kita untuk saat ini," kata Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz saat hadir pada proses launching SiPaduko tersebut.

Erwin mengatakan, adanya aplikasi SiPaduko akan membantu masyarakat semakin mudah untuk mengakses semua fasilitas yang ada di Kota Payakumbuh.

"Harapannya dengan aplikasi ini tentunya masyarakat bisa semakin mudah menjangkau semua fasilitas yang ada di Kota payakumbuh, khususnya untuk pelayanan kesehatan," jelasnya.

Dijelaskannya, Pemko Payakumbuh terus berupaya untuk membuat berbagai terobosan yang dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap masyarakat di daerahnya.

"Setiap pembangunan yang kita utamakan adalah dampak sosial kepada masyarakat. Dengan demikian, Payakumbuh maju, sejahtera, dan bermartabat bisa kita wujudkan," ujarnya.

Kepala Puskesmas Ibuah, drg. Muhammad Fadlan menambahkan, melalui aplikasi SiPaduko masyarakat akan bisa melakukan registrasi secara online.

"Kita juga mempunyai rekam medik secara online agar memudahkan pasien mendaftar ke Puskesmas Ibuh," jelasnya.

Fadlan juga mengatakan bahwa aplikasi ini dapat memotong waktu tunggu pasien, kesalahan dalam pemberian resep dan memudahkan pelaporan ke Dinas Kesehatan.

"Targetnya untuk memotong waktu tunggu pasien, mengurai kesalahan pemberian obat dan juga tidak ada kelalaian dalam menginput data," ... Baca halaman selanjutnya