Harga Kebutuhan Pokok Mulai Merangkak Naik di Pasbar

"Harga cabai merah sebelumnya Rp 22.000 per kilogram, kini menjadi Rp 32.000 per kilogram. Untuk Bawang merah sebelumnya Rp 20.000 per kilogram, kini menjadi Rp 30.000 per kilogram."

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Jelang bulan ramadhan 1440 Hijriyah sejumlah bahan pokok merangkak naik di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Sabtu 4 Mei 2019.

Seperti harga Cabai merah, Bawang merah, Bawang putih, Telor ayam, Gula Aren dan Kemiri. Sejumlah item bahan pokok tersebut mengalami lonjakan harga signifikan.

Harga cabai merah sebelumnya Rp 22.000 per kilogram, kini menjadi Rp 32.000 per kilogram. Untuk Bawang merah sebelumnya Rp 20.000 per kilogram, kini menjadi Rp 30.000 per kilogram.

Namun kenaikan harga Bawang putih sangat signifikan, sebelumnya Rp 48.000 per kilogram, kini menjadi Rp 80.000 per kilogram nya.

Telur ayam ras, sepekan lalu masih pada kisaran harga Rp 40.000 sampai Rp Rp 42.000 per papan (isi 30 butir), sekarang dalam dua hari ini meningkat antara Rp 46.000 sampai Rp 48.000 per papan.

Sementara Gula Aren sebelumnya masih berkisar Rp 18.000 per kilogram, kini menjadi Rp 24.000 per kilogram. Untuk kemiri sebelumnya Rp 38.000 per kilogram, kini menjadi Rp 52.000 per kilogram nya.

Sejumlah pedagang di Pasar Simpang Empat, Nagari Lingkuang Aua, menyebutkan, kenaikan harga kebutuhan pokok sangat tergantung pasokan stok dari daerah produsen.

"Saat ini saja, cabai merah yang beredar di pasaran merupakan cabai merah hasil petani lokal. "Namun intinya bila pasokan melimpah dan permintaan bersifat stabil, tentu dengan sendirinya harga akan turun," ujar Eka salah seorang pedagang setempat.

“Akan tetapi jika barangnya kurang, atau karena stoknya kurang, maka otomatis harganya akan melonjak tinggi. Namun untuk sementara harga-harga bahan pokok lainnya seperti cabai rawit, gula pasir, beras, minyak goreng dan sayur masih relatif stabil," ungkap dia.

Meski beberapa item bahan pokok harganya naik, namun pedagang tetap mengeluh karena omset pendapatan mereka tidak ikut naik. Kata mereka malah cenderung menurun, lantaran daya beli masyarakat yang mulai turun dan sepi. ... Baca halaman selanjutnya