Program Keagamaan Pemko Sawahlunto Dirikan Rumah Tahfizh

"Nanti akan diwajibkan setiap tamatan SD hafal juz 30. Dengan menghafal Al-Quran dapat menjauhkan kita dari bala dan bencana"
Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti Saat Memberikan Bantuan Tim Safari Ramadan Kota Sawahlunto (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti mengatakan sejak dilantik bersama Wali Kota Deri Asta sekitar 7 bulan lalu, sudah melaksanakan beberapa program yang sesuai dengan janji diwaktu kampanye.

Walaupun lanjut Zohirin, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sawahlunto tahun 2019, pihaknya tidak dapat berbuat banyak karena sudah disusun oleh pejabat sebelumnya dan dilantik sudah mendekati akhir tahun.

"Penyusunan APBD tahun 2019 dibuat oleh yang sebelumnya. APBD tahun 2020 baru kami sepenuhnya menggarap. Akan tetapi ada beberapa program yang disisipkan," katanya saat mengunjungi Masjid Nurul Haq di Dusun Guguak Balang, Desa Talago Gunuang, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Rabu 8 Mei 2019.

Zohirin menambahkan, program yang disisipkan tersebut di bidang keagamaan dengan mendirikan 8 rumah tahfizh yang tersebar di 4 kecamatan. "Untuk awal ini kita dirikan 2 setiap kecamatan, dibina oleh Pemko Sawahlunto dengan bantuan pembinaan Rp1,5 juta perbulannya," tuturnya.

Dijelaskannya, untuk peminat sejauh ini sangat antusias, bahkan ada rumah tahfizh yang kewalahan karena pesertanya melebihi kapasitas. "Ada rumah tahfizh yang tidak menerima peserta didik dulu karena melebihi kapasitas. Kata gurunya, untuk efektif dalam belajar 1 guru 8 peserta didik," ungkapnya.

Lebih jauh Zohirin menambahkan, ada dua lagi rumah tahfizh yang akan didirikan yang anggarannya nanti dimasukkan ke APBD-P nanti, dengan begitu rumah tahfizh jadi 10 rumah. "Kalau ada yang mau mendirikan rumah tahfizh silakan diajukan ke Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Sawahlunto dengan syarat minimal peserta didiknya 20 orang," jelasnya.

Dengan adanya rumah tahfizh nanti akan dikembangkan ke sekolah dasar (SD). "Nanti akan diwajibkan setiap tamatan SD hafal juz 30. Dengan menghafal Al-Quran dapat menjauhkan kita dari bala dan bencana," tuturnya.(*)