Butuh Uang untuk Pulang Kampung, Pria Bertato Ini Nekat Larikan Kotak Amal

"Pelaku mengambil kotak amal saat jamaah usai melaksanakan salah Tarawih"
Maling kotak amal saat diamankan polisi. (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Seorang pelaku maling kotak amal di Masjid Al Mukminun yang terletak di belakang Masjid Raya Sumbar, Jalan Alai Barat, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang dihajar massa saat akan membongkar kotak tersebut.

Lelaki yang diketahui bernama Rahmadian (31) dibekuk saat ketahuan mencuri kotak amal yang sudah dia seret ke arah toilet perempuan. Perbuatan pelaku berawal sekitar pukul 23.18 WIB, saat dia masuk ke dalam masjid yang jamaahnya baru selesai melaksanakan Salat Tarawih.

"Saat itu, jamaah sudah pulang semua dan saya awalnya sudah curiga saat dia menelpon di dekat kotak amal," ujar garin masjid, Salahudin (20).

Setelah pelaku pergi, dia bersama dua temannya langsung ke kamar dan berniat akan tidur. Seketika, pelaku kembali ke masjid dan menyeret kotak amal yang terletak dalam masjid. "Kami mendengar suara seperti orang membuka paksa sebuah kotak dan kami langsung melihat monitor CCTV," lanjutnya.

Tiga orang garin itu langsung terkejut saat melihat kotak amal sudah tidak berada di tempat yang seharusnya dan mereka langsung berlari keluar masjid. "Kami langsung keluar dan mengejarnya. Kami melihatnya membongkar kotak amal, dia berlari ke arah Masjid Raya Sumatera Barat," lanjutnya.

Ketiga garin ini pun langsung bersorak maling dan membuat warga yang berada di dekat lokasi mengejar pelaku hingga dia meloncat ke dalam parit. "Saat dia sampai di dalam parit, kami bersama warga lainnya langsung mengamankan pelaku hingga polisi datang," sambungnya.

Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wiguna membenarkan hal tersebut. "Kami memang mendapatkan laporan tersebut dan sudah kami proses," ujarnya.

Laporan korban telah diterima dengan nomor LP / 334 /K/V/2019/SPKT Unit 1 dan sudah diproses oleh Satreskrim Polresta Padang. "Pelaku diancam dengan pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara," ... Baca halaman selanjutnya