Harga Beras Turun di Pasar Tradisional Sawahlunto

"Untuk harga beras jenis Sokan turun Rp500, dari Rp14,5 ribu turun menjadi Rp14 ribu. Kemudian beras jenis anak Daro dari Rp15 ribu turun menjadi Rp14 ribu dan Beras Kampung juga turun Rp1 ribu menjadi Rp11,5 ribu"
Suasana Pasar Tradisional Sawahlunto (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Harga beras di Pasar Tradisional Sawahlunto turun dari biasanya. Turunnya harga beras tersebut beragam berkisar dari 3 persen hingga 8 persen perkilogram.

Hal tersebut diungkapkan, salah seorang pedagang beras di Pasar Tradisional Sawahlunto Dasril (60). Ia mengatakan, harga beras semua jenis memang turun sejak dari sepekan lalu atau 1 Mei 2019.

"Untuk harga beras jenis Sokan turun Rp500, dari Rp14,5 ribu turun menjadi Rp14 ribu. Kemudian beras jenis Anak Daro dari Rp15 ribu turun menjadi Rp14 ribu dan Beras Kampung juga turun Rp1 ribu menjadi Rp11,5 ribu," katanya, Jumat 10 Mei 2019.

Menurutnya turunnya harga beras dipengaruhi beberapa sebab, antara lain sudah hal biasa harga beras turun ketika memasuki bulan ramadan dan memang saat ini memasuki masa panen. "Saat ini hasil beras berlimpah karena masa panen dan permintaan selama ramadan sedikit turun," ujarnya.

Dari data Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Sawahlunto, harga gula pasir naik dari Rp12 ribu menjadi Rp 14 ribu, naik Rp2 ribu dengan persentase 17 persen. Begitu juga ayam kampung naik sebesar 25 persen dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per ekor.

Sementara harga minyak goreng kemasan 1 liter dan 2 liter maupun curah terpantau tetap, masing-masingnya Rp13 ribu, Rp24 ribu dan Rp10 ribu.(*).