Selama Ramadan, Volume Sampah di Payakumbuh Meningkat 20 Ton

"Jumlah itu meningkat pada bulan Ramadan karena adanya peningkatan sampah dari pedagang dan peningkatan sampah di rumah tangga"
TPA Regional Payakumbuh. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Payakumbuh Dafrul Pasi mengungkapkan, selama Ramadan volume sampah di Kota Payakumbuh mengalami peningkatan mencapai 20 ton dibandingkan hari biasa.

Dikatakan Dafrul Pasi, pada hari-hari biasa, produksi sampah Kota Batiah sebanyak 70 ton perhari. Sedangkan selama Ramadan, volume sampah di daerah itu mencapai 90 ton.

"Jumlah itu meningkat pada bulan Ramadan karena adanya peningkatan sampah dari pedagang dan peningkatan sampah di rumah tangga," kata Dafrul Pasi, Jumat (10/5).

Lebih lanjut, untuk mengantisipasi terjadinya tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS), DLH melakukan pengangkutan dua kali dalam sehari.

"Kita maksimalkan pengangkatan dan pengolahan sampah, kita punya armada tembak. Sampah-sampah yang bertumpuk itu, yang spotnya melebihi kapasitas, ada dua kali pengangkutan di TPSS dari hari biasa," jelasnya.

Dafrul menambahkan, yang jadi kendala adalah waktu pengangkutan sampah. Di hari biasa, pukul 9.00 WIB pagi sampah-sampah yang ada di TPSS sudah bersih, namun selama Ramadan petugas pengangkut sampah masih bertugas sampai dengan puku 11.00 WIB.

"Hal ini terjadi karena volume sampah yang memang meningkat tajam tersebut," kata Dafrul Pasi.

Selanjutnya Dafrul menghimbau kepada masyarakat di rumah tangga agar dapat melakukan pemilahan sampah. Menurutnya, sampah-sampah rumah tangga cukup memungkinkan untuk dilakukan pemilihan.

"Pilahlah sampah dari rumah, sehingga sampah yang dibuang ke TPSS sudah yang residu. Bagi pengusaha dan pedagang, kita harap menyediakan kantong untuk sampah, jangan sampai bertebaran sampah di jalanan, demi kebersihan kota kita," pungkasnya. (*)