Cerita Penemuan Anak di Payakumbuh, Kenapa Gilang Bisa Bersama Pengemis?

Gilang saat menyantap makan siang ketika berada di pos polisi Payakumbuh setelah diantar pengemis pada Kamis (14/07/2016) kemarin.
Gilang saat menyantap makan siang ketika berada di pos polisi Payakumbuh setelah diantar pengemis pada Kamis (14/07/2016) kemarin. (Polres Payakumbuh)

KLIKPOSITIF – Raehan Gilang Syaputra panggilan Gilang (4), anak pasangan Ramiya Diha dengan Gusnedi, sempat diantarkan oleh seorang pengemis ke Pospam di Pasar Payakumbuh -Sumbar sebelum kembali ke orangtuanya. Anak itu sendiri telah dilaporkan hilang ke Polsek Kota Bukittinggi pada Kamis 14 Juli 2016 kemarin, karena tidak kunjung pulang ke rumah hingga Rabu 13 Juli 2016 malam.

Menurut Kapolsek Payakumbuh Kompol Russirwa, Gilang diantarkan oleh seorang pengemis bernama Misnar ke Pospam Payakumbuh pada Kamis siang kemarin. Di pos itu, Gilang juga sempat diberi makan nasi bungkus oleh polisi.

baca juga: Di Tengah Pandemi, Sukarelawan Lumbung Umat Gelar Aksi Bagi Nasi Bungkus Gratis

"Saat itu, ada seorang pengemis datang mengantarkan Gilang ke pos pam Pasar Payakumbuh dan di terima oleh personil lantas yang sedang piket," ucap Russirwan.

Russirwan mengatakan, Misnar merupakan warga Taram Kabupaten Limapuluh Kota-Sumbar, yang kesehariannya mengemis di kawasan Pasar Limbanang Kecamatan Suliki Kabupaten Limapuluh Kota.

baca juga: Besok, Pasar Ternak Payakumbuh Kembali Dibuka

“Dari cerita pengemis itu, saat dirinya mengemis di Limbanang, ia didatangi seorang lelaki yang menitipkan seorang anak kepadanya pada Kamis pagi kemarin. Namun setelah ditunggu beberapa jam lelaki itu tak kunjung datang, Misnar lalu membawa Gilang ke Pospam Pasar Payakumbuh ,” ungkap Russirwan.

Kini Gilang telah bertemu dan kembali kepada orangtuanya pada Jumat siang tadi sekitar pukul 14.18 WIB. Hanya saja, Agny, adiknya Gilang yang sempat sama-sama hilang, hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. (baca : Payakumbuh , Gilang Telah Kembali" href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/5072/isak-tangis-di-pos-polisi-payakumbuh--gilang-telah-kembali">Isak Tangis di Pos Polisi Payakumbuh , Gilang Telah Kembali )

baca juga: Wagub Sumbar Nilai Persiapan Bukittinggi Untuk "New Normal" Sudah Matang

Kejadian ini berawal saat teman ayah korban bernama Siman datang ke rumah untuk berlebaran ke rumah di kawasan Mandiangin Ipuh Bukittinggi pada Rabu 13 Juli 2016. Saat itu, Siman ingin membawa anaknya Gilang dan adiknya Agny Kirana Diha pergi jalan-jalan ke Jam Gadang Bukittinggi . Namun anehnya, hingga larut malam ditunggu, Siman belum juga mengantar anaknya pulang ke rumah.

Khawatir akan keselamatan anaknya, Junaidi dan istrinya berusaha mencari ke dua anaknya ke rumah Siman di kawasan Tigo Baleh Bukittinggi . Namun Siman dan kedua anaknya tidak ada di rumah itu.

baca juga: Hari Pertama Dibuka Kembali, TMSBK Catat 1000an Pengunjung

Mereka juga berusaha cari anak mereka ke kampung halaman di Panti Pasaman. Tapi kedua anaknya juga tidak ada di sana. Pada Jumat pagi, orangtua korban dapat telepon dari tetangga yang mengatakan anaknya diamankan di Payakumbuh . Informasi berguna itu langsung ditanggapi dengan mendatangi Pos Polisi di Pasar Payakumbuh . (Arya Irfanus)

Penulis: Iwan R