Bantah Kasus Stunting Tertinggi, Walikota Solok : Itu Data Kabupaten Solok

Wagub Sumbar Nasrul Abit menyerahkan bantuan Rp20 juta kepada pengurus Masjid Syukur Simpang Rumbio
Wagub Sumbar Nasrul Abit menyerahkan bantuan Rp20 juta kepada pengurus Masjid Syukur Simpang Rumbio (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Masuknya Kota Solok ke dalama salah satu daerah dengan angka stunting tertinggi di Sumbar, Walikota Solok Zul Elfian membatah hal tersebut.

Hal tersebut disampaikannya usai pelaksanaan safari Ramadan di Masjid Syukur, Simpang Rumbio, Kota Solok , Sabtu (11/5/2019) malam.

baca juga: Satu-satunya Pasien COVID-19 Sembuh, Kota Solok Bebas Corona

"Sebenarnya itu data Kabupaten Solok, namun masuk ke Kota Solok ," sebutnya.

Untuk menyelesaikan hal ini, Zul Elfian sudah mengambil langkah-langkah agar masalah ini segera selesai dengan menyurati Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

baca juga: Pemko Solok Bagikan Sembako Bagi Relawan

"Alhamdulillah angka-angka tersebut sudah tidak ada lagi di Dinkes atau BKKBN, dan angka stunting di Kota Solok sudah dibawah angka Nasional," jelasnya.

Sementar itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, pada 2018 daerah lain di Sumbar yang masih tinggi angka stunting nya yakni Pasaman dan Pasaman Barat.

baca juga: Tagana Kota Solok Kembangkan Budikdamber, Alternatif Usaha di Tengah Wabah Corona

"Ini tugas berat kita bersama menyelesaikan masalah ini. Kepala Daerah bersama instansi terkait mesti fokus menyelesaikan kasus stunting ini," ujarnya. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir