Dua Pengedar Narkoba di Limapuluh Kota Dibekuk Polisi

"Dua pengedar narkoba tersebut merupakan warga Kecamatan Suliki"
Kasat Narkoba Iptu Hendri Has memperlihatkan barang bukti usai penangkapan tersangka inisial FA dan IF (Istimewa)

LIMAPULUHKOTA, KLIKPOSITIF -- Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota mengamankan pelaku pengedar narkoba jenis sabu-sabu pada Sabtu 11 Mei 2019 dini hari.

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis mengatakan sebelumnya, jajarannya juga mengamankan salah seorang pengedar asal Jorong Pulutan, Nagari Koto Tuo Kecamatan Harau.

Kapolres merasa prihatin melihat kondisi peredaran narkoba karena walaupun tengah berada di bulan suci Ramadan ternyata tidak membuat dua orang berinisial FA (23 tahun) dan IF (31) jera. Ia memastikan bahwa kedua pelakuitu akan berlebaran di balik jeruji besi atas perbuatan melanggar hukum yang telah dilakukannya.

"Tersangka berinisial FA (23) beralamat di Jorong Padang Mungo, Nagari Andiang, Kecamatan Suliki dan rekannya berinisial IF (31) warga Jorong Lombah, Nagari Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki. Penangkapan terhadap keduanya dilakukan pada Sabtu 11 Mei 2019 sekitar pukul 04.00 WIB di sebuah Pos Ronda di Jorong Lombah dan di sebuah rumah di Jorong Padang Mungo," kata Kapolres Limapuluh Kota didampingi Kasubag Humas, AKP Yuhelman, Senin 13 Mei 2019.

Ia menjelaskan penangkapan pertama kali dilakukan terhadap tersangka FA, di sebuah rumah di Jorong Padang Mungo dan disaksikan perangkat Nagari. Hasil penggeledahan yang dilakukan, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka FA yang dilakukan Polisi dengan cara berpura-pura sebagai pembeli (under cover buy).

"Hasil pengembangan dari tersangka FA, kami berhasil menangkap tersangka IF dan dari tangan tersangka IF juga berhasil disita sejumlah barang bukti," kata AKBP Haris Hadis.

Sementara itu, Kasat Narkoba Iptu Hendri Has menambahkan bahwa barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 (satu) paket kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dibungkus dengan plastik bening. Kemudian 2 (dua) unit handphone serta uang tunai sejumlah Rp1.300.000 yang diduga uang hasil transaksi narkotika ... Baca halaman selanjutnya