Wapres dan Sejumlah Menteri Bahas Aset RRI di UIII

"Ada asset RRI, yang harus dialihfungsikan keberadaannya"
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin usai rapat di Kantor Wapres (Rikie/kemenag.go.id)

KLIKPOSITIF -- Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla mengundang beberapa menteri untuk rapat di Kantor Wapres di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta.

“Bapak Wakil Presiden mengundang sejumlah Menteri, ada Menkominfo, Menteri ATR dan Kepala BPN, Menpan-RB, lalu juga dari pihak RRI, membicarakan terkait progress pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII),” kata Menag Lukman Hakim Saifuddin, usai rapat bersama Wapres Jusuf Kalla, Senin (13/05), yang dikutip dari kemenag.go.id.

Tampak mendampingi Menag Lukman Hakim Saifuddin, Dirjen Pendis Kamaruddin Amin dan Karo Umum Syafrizal.

Menag Lukman menyampaikan, rapat kali ini khususnya membicarakan pembangunan infrastruktur di kampus UIII. Wakil Presiden ingin mendengar perkembangan terakhir.

“Ada asset RRI, yang harus dialihfungsikan keberadaannya, karena ada sejumlah tower dan gedung RRI yang akan dibangun kampus UIII di sana. Agar pembangunan gedung Rektorat dan kampus tidak terkendala,” kata Menag.

Pertemuan, kata Menag Lukman, menyepakati bahwa pihak RRI akan segera memindahkan barang-barang yang mengganggu proses pembangunan UIII. “Kami akan membangun pengalihan fungsi RRI, yang disebut eco-park, agar fungsi RRI tetap terjaga, terpelihara dan keduanya berjalan dengan baik,” tambah Menag.

Pembangunan UIII ditargetkan pada tahun 2020 sudah berjalan. Prosesnya akan diintensifkan dan nantinya akan diinformasikan ke publik. “Dalam waktu dekat ini kita akan menyampaikan hal ini kepada publik secara lebih utuh kepada publik melalui media,” kata Menag.

Dirjen Pendis Kamaruddin Amin juga menjelaskan bahwa desain kurikulum UIII sudah proses finalisasi dan juga sudah direview beberapa professor dari luar negeri.

“Tahun 2020 pada bulan September sudah running, dan akan menerima sebanyak 200-250 mahasiswa dalam dan luar negeri,” tutup Kamaruddin Amin. (*)