Diperiksa Bawaslu, Dasmar Bantah Bagi-bagi Sembako

"Saya tidak terlibat seperti yang dituduhkan, itu laporan sangat tidak bertanggung jawab"
Ilustrasi (Net)

PARIAMAN KLIKPOSITIF -- Salah satu calon anggota DPRD Padangpariaman dari Partai Golkar, Dasmar diperiksa oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Padangpariaman pada Senin 13 Mei 2019 terkait diduga lakukan kecurangan pemilu .

Dasmar diduga melakukan kecurangan dengan cara bagi-bagi sembako di masa tenang pemilu 2019.

Dugaan pelanggaran yang dia lakukannya, dilaporkan oleh salah satu caleg dari kubu yang sama dengan Dasmar.

Kepada Penyidik dan Gakkumdu, Dasmar menyangkal melakukan perbuatan curang tersebut.

"Saya tidak terlibat seperti yang dituduhkan, itu laporan sangat tidak bertanggung jawab, " tegas Dasmar menjawab KLIKPOSITIF, Selasa 14 Mei 2019.

Terkait perihal tersebut, pihak Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Padangpariaman, Zainal Abidin mengatakan Dasmar merupakan pihak terakhir yang diklarifikasi terkait dugaan pelanggaran itu.

Sementara itu pemeriksaan oleh pihak Bawaslu, Penyidik dan Gakkumdu baru bisa disimpulkan hasilnya setelah melewati masa kajian dalam beberapa hari.

"Hasil pemeriksaan akan kami dapatkan pada Rabu 15 Mei. Sebanyak 5 orang telah diambil juga keterangannya," kata Zainal.

Dia juga mengungkapkan, jika hasil pemeriksaan menyimpulkan adanya pelanggaran pidana pemilu oleh Dasmar maka laporan segera dilimpahkan pada Polresta Pariaman.

Pada sisi lain terkait pembagian sembako, diketahui sembako yang dibagikan kepada warga untuk memilih Dasmar dilakukan oleh sesorang atas nama Yopi.

Bawaslu mengatakan telah melayangkan surat panggilan kepada Yopi sebanyak tiga kali namun panggilan tak pernah diindahkan.

"Iya, telah tiga kali kami surati dia-Yopi-namun dia belum memenuhi panggilan tersebut," sebut Ari, petugas penerima laporan di Bawaslu Padangpariaman. (RHS)