Tim Terpadu T2P2D Tanah Datar Sita Ratusan Petasan dari Hasil Razia

"Kami bertekad untuk meminimalisir gangguan terhadap kaum Muslimin yang melaksanakan ibadah Ramadan"
Ketua Tim Terpadu Penegak Perda, Elfiardi saat melakukan razia petasan. (KLIKPOSITIF/ Irfan Taufik)

TANAH DATAR, KLIKPOSITIF -- Tim Terpadu Penegakan Peraturan Daerah (T2P2D) Kabupaten Tanah Datar menggelar razia petasan yang tidak sesuai aturan dalam upaya menjaga kekhusukan ibadah selama Ramadan 1440 hijriah.

"Dalam operasi yang digelar sejak awal Ramadan, tim telah menyita ratusan petasan berbagai ukuran dari pedagang Pasar Batusangkar dan di sejumlah kedai kecamatan di Tanah Datar," kata Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Datar Yusnen di Batusangkar, Selasa 14 Mei 2019.

Yusnen menyebut tim terpadu ini terdiri dari personil Satpol PP, Polres dan Kodim 0307 yang setiap hari bergerak ke setiap pasar-pasar kecamatan atau nagari di Tanah Datar dan tidak tertutup kemungkinan juga menyusuri pelosok-pelosok nagari.

"Kami bertekad untuk meminimalisir gangguan terhadap kaum Muslimin yang melaksanakan ibadah Ramadan," katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Terpadu, Elfiardi menyampaikan dari hasil razia terlihat bahwa pedagang petasan tidak hanya berjualan di pasar-pasar, tetapi juga di kedai-kedai pinggir jalan raya.

"Di kedai pinggir jalan ini lebih banyak terkena razia, meski mereka mengantongi fotokopi izin edar yang dikeluarkan untuk Provinsi Riau tapi anehnya petasan tersebut beredar di Sumbar," kata Kasi Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar ini.

Ia menyebut tim terpadu siap menyapu bersih petasan yang beredar karena sesuai arahan pimpinan daerah agar tidak ada lagi gangguan petasan saat berlangsungnya Salat Tarawih.

"Supaya tidak terjadi salah sasaran, Tim kadang membeli petasan untuk diuji, bila meledak maka akan diamankan, tapi kalau tidak atau hanya kembang api maka akan dikembalikan ke pedagang," katanya. (irfan taufik)