Peresmian Masjid oleh PLN di Tua Pejat Disambut Antusias Masyarakat

Peresmian Masjid Cahaya di Pulau Sipora, Tua Pejat Kabupaten Kepulauan Mentawai
Peresmian Masjid Cahaya di Pulau Sipora, Tua Pejat Kabupaten Kepulauan Mentawai (KLIKPOSITIF/Khadijah)

TUAPEJAT, KLIKPOSITIF - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar melakukan kegiatan safari Ramadhan ke Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa, 14 Mei 2019. Dalam rangkaian kegiatan safari ramadan tersebut, dilakukan juga peresmian pembangunan masjid cahaya dan penyerahan bantuan PLN Peduli.

GM PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto mengungkapkan rasa syukur karena telah selesainya pembangunan masjid tersebut sehingga bisa digunakan oleh masyarakat sekitar dalam melaksanakan ibadah.

baca juga: PLN Sumbar Pastikan Listrik Andal Saat Lebaran Idul Fitri

"Alhamdulillah, pembangunan Masjid ini telah 100 persen yang artinya telah selesai dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dalam menjalankan ibadah," ujar Bambang.

Ia menjelaskan, pembangunan masjid menghabiskan waktu tujuh bulan dengan menelan biaya pembangunan sekitar Rp987 Juta yang berasal dari Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN . Pembangunan masjid itu juga bertujuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat muslim di Tua Pejat yang telah lama mendambakan kehadiran masjid tersebut.

baca juga: PLN Siagakan 31 Ribu Personil Jaga Kondisi Kelistrikan Selama Lebaran Idul Fitri

Ia mengharapkan, semoga dengan hadirnya Masjid Cahaya di Tua Pejat dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh masyarakat sehingga nantinya akan tercipta generasi muda dari Mentawai yang berhasil dan taat beragama.

"Semoga lelah seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan masjid itu dibalas oleh Allah. Sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah mengungkapkan bagi siapa yang membangun masjid di dunia maka nanti akan dibangunkan untuknya rumah di surga. Semoga masyarakat juga dapat memanfaatkan masjid ini dengan sebaik-baiknya," katanya.

baca juga: Pencatatan Meteran ke Rumah Pelanggan Kembali Dilakukan oleh Petugas PLN

Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Sumatera Wiluyo Kusdwiharto yang turut hadir pada kegiatan peresmian tersebut juga mengungkapkan rasa syukur selesainya pembangunan Masjid Cahaya di pulau Sipora, Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai tersebut. Ia menjelaskan, peletakan batu pertama pembangunan masjid itu dilakukan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada September 2018 lalu disaksikan oleh GM sebelumnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat sekitar Masjid Cahaya agar menjaga dan merawat mesjid itu dengan baik serta dapat memanfaatkannya untuk kegiatan keagamaan.

baca juga: Jelang Idul Fitri, Tim ROW PLN Bergotong Royong Jaga Keandalan Pasokan Listrik

"Saya menitipkan masjid ini kepada masyarakat Sipora. Seperti yang kita ketahui, asjid memiliki peran strategis sebagai tempat peradaban islam dan juga sebagai tempat syiar islam juga sebagai tempat pemberdayaan umat islam," katanya.

Wiluyo berharap, dengan adanya masjid tersebut, dapat lebih mempermudah masyarakat dalam menjalani ibadah keagamaan, terutama di saat bulan ramadan.

"Di dekat sini juga ada masjid, namun karena ukurannya ynag terbilang cukup kecil, masjid itu saat ini telah
digunakan menjadi TPA untuk anak-anak dari masyarakat sekitar. Doakan kami agar terus dapat melistriki seluruh wilayah di Kabupaten Kepulauan Mentawai, karena masih banyak daerah di Mentawai yang belum mendapat aliran listrik karena sulitnya jangkauan dan banyaknya pulau-pulau yang ada di Mentawai. Tapi kami akan melakukan yang terbaik dan terus berusaha untuk melistriki semua daerah di Mentawai," katanya.

Di sisi lain, rasa haru dan ucapan terima kasih disampaikan langsung oleh pengurus Masjid Cahaya, Sohibul Iman. Ia menyampaikan banyak terima kasih kepada PLN karena telah mewujudkan impian masyarakat Sipora untuk memiliki masjid di sekitar daerah Kilometer 0 (nol) sampai Kilometer 3 (tiga).

"Terima kasih kepada PLN karena telah membangun masjid untuk kami. Sebenarnya sejak 2015 lalu, kami telah menandatangani komitmen untuk pembangunan masjid di daerah Kilometer 0 dan Kilometer 3, karena selama ini masyarakat sekitar sini cukup kesulitan untuk menempuh jarak masjid yang cukup jauh dari rumah mereka. Sebelum ini, hanya ada dua mashid yang terletak di Kilometer 0 dan Kilometer 4 (empat). Ketika waktu solat tiba, masyarakat yang tidak punya kendaraan menjadi kesulitan karena harus mencari tumpangan terlebih dahulu," ujar Iman seraya bercerita dengan haru.

Ia menyampaikan rasa syukur yang teramat sangat karena PLN mampu menjawab keinginan masyarakat Sipora untuk memiliki masjid tersebut.

"Karena antusias masyarakat dalam menyambut adanya masjid ini, kami bahkan telah menggunakannya saat masjid belum diresmikan, yakni pada satu ramadan lalu. Semenjak dibangun pun, masjid tidak pernah sepi dan selalu ramai di tiap jam solat. Terima kasih PLN !," katanya.

Penyerahan Bantuan dan Santunan CSR PLN Peduli
Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga penyerahan bantuan oleh Corporate Social Responsiblity (CSR) PLN Peduli. PLN menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp 100 juta untuk pembangunan sarang walet di Islamic Center Pulau Siberut yang diserahkan oleh GM PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto kepada pengurus.

Selain itu, PLN juga menyerahkan bantuan senilai Rp 30 juta dalam bentuk karpet dan Sound System untuk Masjid Cahaya dan penyerahan bantuan senilai 38 juta untuk depot isi ulang air di Pesantren Hidayatullah.

Pada kesempatan itu, PLN UP3 Padang juga melakukan penyerahan bantuan berupa satu (1) unit sepeda motor keperluan dan urusan dakwah untuk Dai di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang diserahkan oleh Manager PLN UP3 Padang Paris El Hakim kepada salah satu Dai Mentawai.(*)

Penulis: Khadijah