Pemko Solok Bagikan Seribu Paket Sembako Gratis Bagi Masyarakat Kurang Mampu

"pembagian paket sembako secara cuma-cuma bagi keluarga kurang mampu memang menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat."
Pembagian Paket Sembako oleh Wawako Solok Pada Ramadan sebelumnya di Taman Syeck Kukut, Kota Solok. (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Solok bakal membagikan seribu paket sembako pada Ramadan tahun ini. Pembagian paket Sembako akan dilakukan pada 21 Mei 2019 mendatang di Isitiqlal Park, Lapangan Merdeka, Kota Solok.

Wakil Wali Kota Solok, Reinier mengatakan, pembagian paket sembako secara cuma-cuma bagi keluarga kurang mampu memang menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat.

"Apalagi di bulan Ramadan, nyaris seluruh harga Sembako mengalami kenaikan, meski masih diambang kewajaran tapi cukup memberatkan masyarakat ekonomi lemah," sebut Reinier, Selasa (14/5).

Agar pembagian sembako bisa tepat sasaran, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM juga bekerjasama dengan pihak kelurahan dalam mendata dan menyalurkan kupon sembako.

"Saya minta kepada petugas untuk teliti dan serius dalam mendata dan menyalurkan kupon, sehingga keluarga yang menerima bantuan sembako gratis memang yang berekonomi lemah atau kurang mampu," tegas Reinier.

Nanti masyarakat yang mendapat kupon, bisa mengambil bantuan sembako pada petugas yang telah ditunjuk di Istiqlal Park, Lapangan Merdeka. Rencananya, pembagian secara simbolis dilakukan oleh Wako dan Wawako Solok.

Sementara itu, Kabag Humas Kota Solok Nurzal Gustim mengatakan, selain pembagian paket sembako secara cuma-cuma, Pemko juga akan melakukan bazar murah di Istiqlal Park, Lapangan Merdeka dari 21-22 Mei 2019.

"Untuk Bazar murah, nanti akan disediakan berbagai macam bahan sembako seperti beras, gula, telur dan lainnya dengan harga yang terjangkau," ungkap Nurzal Gustim.

Bazar murah juga menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Solok dalam menahan laju inflasi atau kenaikan harga barang kebutuhan di pasaran. Apalagi, permintaan sembako meningkat tajam dibanding hari biasa.

(Syafriadi Puma)