Pemerataan Pendidikan, Disdik Sumbar Sediakan Penunjang UNBK untuk Mentawai

"UNBK tahun ini untuk SMK umumnya sudah UNBK, sedangkan SMA masih ada beberapa tempat seperti mentawai yang masih Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP)"
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Adib Alfikri mengatakan, ujian nasional telah selesai, namun di beberapa daerah masih belum bisa melaksanaka Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) seperti di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Persoalannya karena keterbatasan akses internet dan listrik. Maka tahun depan Diskdik Sumbar akan diusahakan untuk pengadaan Genset karena ini yang paling banyak dikeluhkan sekolah.

"UNBK tahun ini untuk SMK umumnya sudah UNBK, sedangkan SMA masih ada beberapa tempat seperti mentawai yang masih Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP)," ungkapnya, Rabu, 15 Mei 2019.

Disampaikannya, persoalan itu akan diurai sehingga di Sumbar 100 persen UNBK. "Kami terus mencari solusi, terutama untuk daerah-daerah yang belum UNBK karena kendala jaringan dan listrik," ujarnya.

Selain itu, Adib juga menyampaikan hasil ujian nasional (UN) telah diberikan kepada masing-masing Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) cabang dinas kabupaten dan kota pada Rabu (8/5) lalu.

Adapun untuk nilai tertinggi siswa maupun sekolah, juga akan dilihat saat penyerahan hasil UN. Termasuk menyampaikan soal peringkat nasional rata-rata nilai UN per jenjang pendidikan di kabupaten dan kota dan sekolah dengan rata-rata tertinggi.

Adapun untuk nilai UN tertinggi untuk kategori IPA tingkat SMA diraih oleh Kota Padang Panjang yang memiliki hasil UN tertinggi untuk IPA tingkat SMA, ditempat kedua ada Kota Payakumbuh. Sedangkan Untuk Bahasa tingkat SMA diraih oleh Kota Bukittinggi.

Terkait masalah kecurangan UN, Adib mengakui masih mendapat laporan adanya kecurangan dari siswa. Dia menegaskan masalah itu harus menjadi catatan dan eveluasi kenapa kecurangan masih ada, apakah ada kesengajaan atau bagaimana.

"Zaman anak milenial ini canggih canggih, foto saat ini bisa dalam bentuk pena, kacamata, maka dari itu Cabdin dan MKKS harus berinovasi bagaimana cara mencegah hal ... Baca halaman selanjutnya