BPJS Kesehatan Bukitinggi Sosialisasikan Pentingnya Peserta Membayar Iuran BPJS

"BPJS Bukittinggi menyantuni puluhan anak yatim saat melakukan buka bersama di Balai Sidang Bung Hatta "
Kepala BPJS Cabang Bukittinggi Yessy Rahimi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI,KLIKPOSITIF -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Bukittinggi menyantuni puluhan anak yatim saat melakukan buka bersama di Balai Sidang Bung Hatta Bukittinggi, Kamis 16 Mei 2019.

Tak hanya itu, BPJS Kesehatan Bukittinggi juga memberi sejumlah bingkisan kepada anak yatim, serta memberikan sosialisasi tentang pentingnya peserta dalam membayar iuran BPJS.

Menurut Kepala BPJS Cabang Bukittinggi Yessy Rahimi, biaya pelayanan satu pasien demam berdarah dibantu oleh 80 orang sehat, satu pasien sectio caesaria dibantu oleh 135 orang sehat dan satu pasien kanker dibantu oleh 1.253 orang sehat.

"Dibutuhkan 5.882 orang peserta yang sehat (kelas 3 dengan iuran Rp25 ribu/orang) untuk membiayai satu orang operasi jantung dengan biaya sekitar Rp150 juta. Itulah sebabnya JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) memerlukan iuran dari peserta yang sehat untuk dipergunakan untuk membantu peserta yang sakit," ujar Yessy Rahimi.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, BPJS juga telah meluncurkan Mobile JKN yang dapat diunduh di playstore. Untuk mengunduh aplikasi ini cukup masuk ke playstore lalu lakukan pencarian 'Mobile JKN' lalu pilih logo Mobile JKN dan klik instal. Jika telah tuntas maka bisa dilihat tiga menu halaman awal, diantaranya pendaftaran peserta baru, pendaftaran penggunaan mobile, serta log in.

Yessy Rahimi mengatakan, ada beberapa kemudahan dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN, diantaranya kemudahan mendaftar dan mengubah data kepesertaan, kemudahan mengetahui informasi data peserta dan keuarga, serta kemudahan mengetahui informasi tagihan dan pembayaran iuran.

"Selain itu peserta juga dapat kemudahan mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan serta kemudahan menyampaikan pengaduan dan permintaan informasi seputar JKN-KIS," jelasnya. (*)