Pemko Payakumbuh Bahas Penganggaran Beasiswa untuk Warga tak Mampu

"Beberapa waktu lalu kami studi banding ke Pemda Riau dan Tanah Datar, tujuannya adalah untuk mengkaji penganggaran beasiswa pendidikan. Kami ingin agar setiap warga yang tidak mampu bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi"
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyiapkan beasiswa untuk siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu. Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi menyebut, pihaknya akan memastikan agar tidak ada siswa di daerahnya yang putus sekolah akibat permasalahan ekonomi.

"Beberapa waktu lalu kami studi banding ke Pemda Riau dan Tanah Datar, tujuannya adalah untuk mengkaji penganggaran beasiswa pendidikan. Kami ingin agar setiap warga yang tidak mampu bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi," ujar Riza Falepi, Jumat (17/5).

Riza menyampaikan, Pemko Payakumbuh ingin memastikan masyarakat tak mampu memiliki peluang untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan memadai yang didapat anak.

"Anak mereka dibantu untuk sekolah atau kuliah ke jenjang perguruan tinggi. Sehingga diharapkan anak tersebut bisa mendapatkan pekerjaan ataupun usaha yang layak serta menyelesaikan masalah kemiskinan keluarganya," tuturnya.

Riza mengungkapkan, rencana pemberian beasiswa ini merupakan arahan dari Presiden RI pada Musrenbangnas 2019 di Shangri La Hotel Jakarta, Kamis lalu (9/5).

"Pada intinya presiden ingin Pemda juga fokus pada pengembangan SDM. Kami akan mulai secara bertahap," ucapnya.

Pemko Payakumbuh selama ini sebenarnya sudah melakukan bantuan pendidikan kepada pelajar tak mampu berupa penyaluran dana tunai seperti dari CSR BUMN/BUMD, BAZNAS, dan seterusnya. Namun bantuan-bantuan tersebut masih bersifat stimulan dan belum berkelanjutan untuk menyelesaikan biaya pendidikan siswa secara penuh.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Payakumbuh Agustion mengatakan beasiswa diberikan karena masih banyak anak dari keluarga yang kurang mampu namun tidak mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"Kami dari Dinas Pendidikan tentu sangat menyambut baik gagasan kepala daerah untuk memberikan beasiswa untuk SD, SMP, hingga mahasiswa. Mudah-mudahan rencana ini ... Baca halaman selanjutnya