Gelar MTQ Tingkat Desa, Masyarakat di Sawahlunto Potong Dua Ekor Sapi

"Kami mengapresiasi Desa Talago Gunuang yang menggelar acara MTQ tingkat desa yang meriah dan rutin setiap tahun dibanding 26 Desa lainnya"
Buka Bersama Jelang Pembukaan MTQ Tingkat Desa Talago Gunuang (Istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) di bulan ramadan merupakan momen yang paling tepat, karena memperbanyak ibadah dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan.

"Kami mengapresiasi Desa Talago Gunuang yang menggelar acara MTQ tingkat desa yang meriah dan rutin setiap tahun dibanding 26 Desa lainnya," katanya saat membuka MTQ Tingkat Desa Talago Gunuang, Kecamatan Barangin, Jumat 17 Mei 2019.

Selain itu Deri Asta menyinggung soal pemaknaan khatam Al-Quran yang dipahami oleh masyarakat. Menurutnya, apabila sudah khatam banyak terjadi di masyarakat tidak mengaji lagi.

"Khatam itu bukan berarti berhenti mengaji. Tidak ada istilah tamat kaji itu, belajar itu terus menerus," ungkapnya.

Selain itu, Deri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan kegiatan di masjid dan musala termasuk kegiatan sosial. Nabi Muhammad SAW saja mengatur siasat perang di masjid.

Sementara itu, Kepala Desa Talago Gunuang Alfi Saputra mengatakan pihaknya telah selalu mendukung kegiatan keagamaan termasuk MTQ. Bahkan, sambungnya, untuk kegiatan keagamaan pihaknya menganggarkan sebesar Rp100 pertahun.

"Untuk MTQ ini kita kucurkan Rp18 juta, kita berharap ke Badan Permusyawaratan Desa untuk meningkatkan di tahun depan. Untuk menutupi kekurangannya kita himpun sumbangan dari perantau," kata Alfi.

Alfi melanjutkan, untuk menggelar MTQ, panitia melakukan pemotongan dua ekor sapi dan seekor kambing yang berasal dari sumbangan masyarakat.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Arjais mengatakan MTQ akan berlangsung selama 3 hari yang melombakan 8 cabang dengan 136 peserta dari 4 Dusun.(*)