Gerak Cepat Pemko Padang Bersihkan Lautan Sampah di Pasar Banda Air

Bekas tumpukan sampah di pinggir pantai Pasar Banda Air, Pasir Kandang, Kelurahan Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang
Bekas tumpukan sampah di pinggir pantai Pasar Banda Air, Pasir Kandang, Kelurahan Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup bergerak cepat membersihkan tumpukan sampah di kawasan Pasa Banda Aieh, Pasir Kandang, Kelurahan Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah.

Pinggir pantai dipenuhi tumpukan sampah yang diberitakan klikpositif Sabtu (4/5) lalu, kini telah bersih.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Barat Siti Aisyah mengatakan, gerak cepat tanggap Pemko Padang dari keluhan masyarakat terhadap persolan sampah patut diapresiasi. Berselang beberapa hari kawasan kumuh dikeluhan masyarakat itu sudah bersih.

"Ada berita dari KLIKPOSITIF.COM saya diteruskan ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang. Jelang beberapa hari sudah bersih dan foto lokasi yang sama sudah bersih dikirimkan kembali. Beberapa waktu yang lalu juga sampah bertaburan di dekat jembatan Marapalam sekarang sudah bersih," katanya, Minggu, 19 Mei 2019.

Baca Juga

Dikatakannya, walaupun tingkat penanganan sampah di kabupaten dan kota masih sekitar 40 persen, ditambah keterbatasan anggaran, sarana dan prasarana persampahan serta petugas. Namun, Kota Padang begitu cepat atas keluhan masyarakat dan pemberitaan media.

"Ini patut dicontoh, tidak menunggu waktu lama langsung bersih," ujarnya.

Menurut Siti Aisyah, upaya menjaga kebersihan kota juga harus tertanam pada masyarakat. Masyarakat jangan membuang sampah sembarangan, apalagi setelah lokasi tumpukan dibersihkan.

"Masyarakat juga ikut andil menjaga kebersihan, jangan buang sampah sembarangan. Buang sampah pada tempatnya, tempat yang disediakan seperti tong dan kontainer sampah," pintanya.

Kemudian, kabupaten dan kota dapat bekerjasama dengan swasta ataupun pemuda dalam memberikan layanan apabila armada dan petugas dirasakan kurang. Hal ini juga sudah dilakukan oleh berbagai kota di tanah air.

"Apalagi, arus mudik jelang dan pasca lebaran akan menimbulkan permasalahan tersendiri dengan peningkatan jumlah sampah," ungkapnya.

Terakhir katanya, dalam waktu dekat Gubernur akan memberikan surat edaran kepada bupati dan walikota untuk meningkatkan layanan terhadap persoalan sampah.

"Isinya soal memberdayakan masyarakat serta pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan. Terutama, pada tempat-tempat wisata dan jalan nasional, provinsi yang padat pengunjung," tukasnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir