Tim Kementerian PUPR Survey kegiatan Sondir dan Boring Pembangunan Pasar Pariaman

"Hal ini dimaksudkan untuk penentuan jenis dari tanah dan setelah itu itu kita bisa menganalisa karakteristik tanah tersebut, dan memberikan Analisa, desain yang cocok dan aman untuk Pondasi Bangunan"
(Ist)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Proses Pembangunan Pasar Pariaman telah dimulai dengan lelang Manajemen Kontruksi, saat ini Tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, sedang melakukan survey awal untuk kegiatan Sondir dan Boring (Pengujian daya dukung tanah) selama 15 hari kedepan untuk Pembangunan Pasar Pariaman yang akan menjadi Pasar Rakyat yang modern dan megah .

Pada Sabtu 19 Mei 2019, telah dimulai giat Boring (3 titik) dan Sondir (5 titik), baik dari Tim Kementerian PUPR, Dinas PUPR dan Pertahanan Kota Pariaman, Konsultan dan stakeholder terkait. Sondir merupakan salah satu pengujian tanah untuk mengetahui karakteristik tanah yang dilakukan di lapangan atau pada lokasi yang akan dilakukan pembangunan konstruksi.

"Sedangkan Boring test adalah pekerjaan pengambilan sample tanah asli untuk mengetahui kondisi tanah perlayer dan jika dimungkin sampai ke tanah keras. Dalam boring ini sekaligus dilakukan dengan SPT (standard penetration test) disetiap interval 2,0m", ujar Konsultan Perencana Pembangunan Pasar Pariaman, Yofan Syarif.

"Hal ini dimaksudkan untuk penentuan jenis dari tanah dan setelah itu itu kita bisa menganalisa karakteristik tanah tersebut, dan memberikan Analisa, desain yang cocok dan aman untuk Pondasi Bangunan," ungkapnya.

Sondir dan Boring ini bertujuan untuk menentukan jenis pondasi yang tepat dalam pelaksanaan pembangunan nantinya.

"Dengan kita lakukan sondir dan boring ini, kita berharap pembangunnan Pasar Pariaman dapat berjalan sebagaimana semestinya, dan tidak ada kendala secara teknis dalam pelaksanaan pembangunanya nanti," tutup Konsultan Perencana ini.

Pasar Pariaman yang menggunakan 100 persen dana pusat ini, tender dan pelelanganya dilakukan di Kementerian PUPR, dengan menghabiskan anggaran Rp. 100 milyar lebih.

"Alhamdulillah, proposal pembangunan pasar pariaman ini dapat disetujui oleh pusat, berkat lobi dari Wali Kota Pariaman, Genius Umar ke ... Baca halaman selanjutnya