Sebanyak 90 Warga Payakumbuh Ikut Seleksi Disnakerin untuk Dapat Pelatihan

"Untuk bidang menjahit akan kita latih menjahit di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ida Teratai di Payakumbuh dan Elektronika di (Balai Latihan Kerja Indonesia) BLKI Bandung, jadi dari 90 orang tersebut hanya 48 orang yang akan lulus seleksi"
Para peserta pelatihan yang ikut seleksi di Disnakerin Kota Payakumbuh, Senin (20/5). (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 90 calon peserta pelatihan ikut dalam seleksi yang dilaksanakan Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Payakumbuh di Aula eks Balaikota Bukik Sibaluik, Senin (20/5).

Para peserta yang nantinya lolos akan mendapat pelatihan di bidang elektronik, menjahit busana, dan menjahit bad cover. Untuk masing-masing bidangnya akan dipilih 16 orang yang akan ikut dalam pelatihan yang rencananya akan dilaksanakan setelah lebaran.

"Untuk bidang menjahit akan kita latih menjahit di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ida Teratai di Payakumbuh dan Elektronika di (Balai Latihan Kerja Indonesia) BLKI Bandung, jadi dari 90 orang tersebut hanya 48 orang yang akan lulus seleksi," kata Kepala Disnakerin Kota Payakumbuh, Wal Asri, Senin (20/5).

Dikatakan Wal Asri, untuk peserta bidang elektorik yang nanti dikirim ke BLKI Bandung akan diberikan pelatihan selama satu bulan.

"Apabila berprestasi maka peserta akan direkrut oleh perusahaan, peserta akan diberikan sertifikat usai pelatihan dan akan digunakan untuk membuka usaha sendiri atau bekerja di perusahaan lain," katanya.

Disebutkan Wal Asri, kegiatan ini merupakan kegiatan yang hanya diadakan satu kali dalam setahun dan peserta seleksi adalah warga yang hanya berKTP di Payakumbuh. Segala jenis kebutuhan peserta ditanggung oleh pemko tertuang dalam DPA Disnakerin.

"Kita mengacu kepada visi-misi Wali Kota Payakumbuh untuk memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Payakumbuh untuk bisa bersaing dan memiliki skill untuk bekerja dan memiliki penghasilan layak di dunia perindustrian," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan LPK Ida Teratai, Afrida yang juga bertindak sebagai juri seleksi dan nantnya sebagai instruktur pelatihan mengatakan, setelah nanti menjalani pelatihan, para peserta bisa bekerja secara mandiri dan ada juga yang dibimbing untuk bekerjasama dengan konveksi.

"Insya Allah siswa yang sudah kami latih ... Baca halaman selanjutnya