Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Oknum Petugas Lapas di Limapuluh Kota Ditangkap Polisi

"Benar, kami telah melakukan penangkapan terhadap tersangka karena setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan telah adanya dua alat bukti yang sah. "
Tersangka JYU saat menjalani pemeriksaan (Ist)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Satreskrim Polres Limapuluh Kota amankan salah seorang petugas Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Tanjung Pati, Selasa 21 Mei 2019.

Penangkapan tersangka JYU yang merupakan PNS LPKA Tanjung Pati ini karena adanya laporan dugaan pencabulan yang dilakukannya kepada anak di bawah umur.

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis didampingi Kasat Reskrim AKP Anton Luther mengatakan korban masih di bawah umur dengan inisial VSN (14 tahun). Perbuatan tersangka diketahui setelah adanya laporan dari orang tua korban kepada pihak kepolisian.

"Benar, kami telah melakukan penangkapan terhadap tersangka karena setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan telah adanya dua alat bukti yang sah. Penangkapan ini berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor: SP.Kap/28/V/2019/Reskrim Tanggal 21 Mei 2019 dalam perkara dugaan tindak pidana Perbuatan Cabul terhadap Anak di Bawah Umur," kata Kapolres Limapuluh Kota.

Ia menjelaskan berdasarkan informasi yang diterimanya, perbuatan tersangka dilakukan kepada korban pada Kamis 9 Mei 2019 sekira pukul 20.30 WIB di LPKA Jorong Sarilamak, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau. Saat ini dikatakan AKBP Haris Hadis, tersangka telah dibawa ke Mapolres Limapuluh Kota untuk segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait hal tersebut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota AKP Anton Luther menambahkan kronologis kejadian berawal saat orang tua korban mendapat laporan dari F, warga binaan, bahwa anaknya dicabuli oleh tersangka. Kemudian orang tuanya tersebut langsung menanyakan kepada korban akan kebenaran hal tersebut dan korban pun mengakuinya.

"Sekira pukul 20.30 WIB korban ditarik oleh tersangka ke bawah tangga dan tersangka melakukan pencabulan," kata Anton Luther

(Ade Suhendra)