Surau Lansek di Aur Malintang, Antara Sejarah dan Mistis yang Melekat Turun Temurun

"ragam peristiwa terjadi serta diiringi munculnya benda-benda bertuah. Begitulah kabar yang disampaikan pada KLIKPOSITIF oleh pengurus Surau Lansek yang bernama Datuak Inggih dan Ajo Pirang"
Surau Lansek menjadi Surau yang bersejarah, Surau yang melegenda dengan berbagai keistimewaanya (KLIKPOSITIF/ Rahesa)

AURMALINTANG, KLIKPOSITIF -- 56 tahun nan silam, tepatnya di atas Tanah Pusako keluarga Tuanku Hitam, didirikan satu Surau dengan luas bangunan 7 x 9 meter persegi. Semenjak 1962 hingga kini, keberadaan surau itu sangat melegenda.

Letak surau itu berada di Aur Malintang, tepatnya di depan SMPN 1 Aur Malintang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Padang Pariaman.

Surau Lansek namanya, penamaannya tak lepas dari tabiat masyarakat Minang dalam kecondongan melekatkan nama atau sebutan berdasarkan keadaan alam sekitar. Surau itu, dulu berdiri didekat pohon Lansek, jadi tidak sukar mengingatnya dengan penamaan Surau Lansek.

Gerangan, dulu surau lansek (sebelum penamaan), berjarak dengan jalan. Daripada itu, masyarakat sekitar menggotong surau agar dekat dengan jalan menggunakan batang pohon pinang. Kala itu, surau tersebut dibuat dengan kayu dan menggunakan dinding dari belahan batang bambu. Begitulah cerita warga sekitar.

Semenjak dipindahkan bangunan surau itu ke tempat sekarang berdiri, ragam peristiwa terjadi serta diiringi munculnya benda-benda bertuah. Begitulah kabar yang disampaikan pada KLIKPOSITIF oleh pengurus Surau Lansek yang bernama Datuak Inggih dan Ajo Pirang. Mereka menceritakan tentang munculnya benda-benda sakral di Surau Lansek pada Rabu 22 Mei 2019.

Munculnya Benda Benda Sakral

Munculnya Kerang. Kerang yang berada di surau lansek tidak diketahui berasal dari mana sebab masyarakat telah percaya bahwa kerang tersebut merupakan peninggalan dari leluhur mereka.

Kerang yang telah lama berada di surau lansek ini diyakini dan dipercayai dapat menyembuhkan penyakit, kerang yang direndami dengan air tersebut biasanya para masyarakat yang mengunjungi surau ini meminum dan memandikan dengan cara di usapkan keseluruh badan yang mana dapat dipercayai untuk menyembuhkan penyakit.

Air kerang di surau ini terus diisi oleh tuanku atau pengurus surau lansek yang selalu ada di surau lansek agar ... Baca halaman selanjutnya