Buka Bersama, Wawako Payakumbuh Ajak Masyarakat Ramaikan Masjid

" tahun-tahun sebelumnya pemko gelar buka bersama di Rumah Dinas Wakil Walikota dan mengundang masyarakat dari berbagai unsur untuk datang. Namun tahun ini, sebaliknya pemko yang datang ke masjid dan bersilaturahim dengan masyarakat dan jamaah."
Wakil Walikota Payakumbuh saat melakukan kunjungan dan buka bersama dengan jamaah Masjid Muttahidin, Parambahan, Latina. (KLIKPOSITIF/ Ade Suhendra)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF - Selain melakukan kunjungan Tim Safari Ramadan, Pemerintah Kota Payakumbuh juga lakukan buka bersama di beberapa masjid yang ada di lima kecamatan di Payakumbuh. Hal ini dilakukan oleh Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, Rabu 22 Mei 2019 dengan berbuka bersama masyarakat Parambahan, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori.

Masjid Muttahidin merupakan masjid ketiga yang dikunjungi Wawako Payakumbuh setelah sebelumnya mengunjungi dan buka bersama di Masjid Makmur Nunang dan Masjid Assa'dah Aua Kuniang. Erwin Yunaz mengatakan kegiatan buka bersama dengan masyarakat di masjid ini baru pertama kali dilakukan pemerintah.

"Kegiatan buka bersama langsung di masjid ini merupakan terobosan baru yang dilakukan pemko di bulan Ramadan 1440 H. Hal ini sebagai salah satu wujud dan langkah pemerintah untuk menjalin silaturahim dengan masyarakat atau jamaah dengan melaksanakan buka bersama dan salat tarawih di masjid," kata Erwin Yunaz.

Ia menjelaskan tahun-tahun sebelumnya pemko gelar buka bersama di Rumah Dinas Wakil Walikota dan mengundang masyarakat dari berbagai unsur untuk datang. Namun tahun ini, sebaliknya pemko yang datang ke masjid dan bersilaturahim dengan masyarakat dan jamaah.

"Saat ini masjid-masjid mimiliki nilai harga yang sangat tinggi. Tidak kurang dari 1 M biaya dan sayang kalau tidak dimanfaatkan oleh masyarakat dan kalau perlu nantinya kita akan pasang wifi sebagai penunjang agar masyarakat khususnya generasi muda dapat meramaikan masjid sebagai tempat bersilaturahim," ujarnya.

Ia juga berharap kunjungan tersebut sekaligus sebagai upaya untuk menjemput aspirasi dan mendengarkan hal-hal yang ingin disampaikan masyarakat kepada pemerintah. Menurutnya selama ini masyarakat yang datang menemui pejabat daerahnya dan itu pun dilakukan di kantor balaikota atau kecamatan dan kelurahan yang harus melalui prosedur.

"Tapi dengan datangnya kami ke sini, Bapak dan Ibu masyarakat dapat ... Baca halaman selanjutnya