LPKA Tanjung Pati Gelar Buka Bersama Anak Binaan dengan Orangtua dan Keluarga

"Ini dilakukan agar anak binaan tetap berhubungan dengan keluarga dan orangtuanya"
Suasana buka bersama (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Puluhan anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tanjung Pati Kabupaten Limapuluh Kota-Sumbar gelar buka bersama, Kamis 23 Mei 2019. Momen buka bersama tersebut dihadiri oleh orangtua dan keluarga anak binaan serta pejabat LPKA Tanjung Pati.

Kepala LPKA Klas II Tanjung Pati Agus Rachmatamin didampingi Darisman, Kasi Pengawasan dan Penegakan Disiplin mengatakan, buka bersama tersebut baru pertama kali di lakukan, sebagai salah satu langkah dan upaya petugas lapas agar anak binaan tetap berhubungan dengan keluarga dan orangtuanya.

"Momen ini salah satu cara agar kedekatan dengan orangtua dan keluarga anak binaan tetap terjaga. Meskipun saat ini ada salah seorang keluarganya berada di LPKA, tapi hal tersebut tidak menjadi alasan untuk tidak dapat memanfaatkan momen Ramadan bersama," ujar Agus Rachmatamin bersama Kasi Pembinaan Masri Fabrar dan Kasubsi Bidang Pendidikan xan Bimbingan Kemasyarakatan Misno.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan buka bersama ini juga bertujuan agar anak binaan dapat menikmati dan mencicipi masakan orangtua dan keluarganya. Sementara itu, Kasi Pembinaan Masri Fabrar mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya pemenuhan hak anak dan kebutuhan psikologis anak dalam rangka pembinaan terhadap anak.

"Saya turut berbahagia karena antusias keluarga yang hadir cukup banyak, sehingga bisa mengobati kerinduan dari anak binaan yang selama ini jauh dari keluarga dan orangtua. Terimakasih juga kami ucapkan kepada semuanya yang telah hadir dan mengikuti kegiatan buka bersama ini," kata Masri dan Sri Hayati, Staf Subsi Pendikan dan Bimkemas.

Ia berharap nantinya orangtua dapat memberikan penguatan kepada anak setelah nanti keluar dari LPKA, sehingga anak binaan tidak melakukan kembali perbuatan yang sebelumnya dilakukannya dan membuatnya harus berurusan dengan pihak berwajib.

"Saat ini untuk warga binaan secara keseluruhan, ada sekitar 118 ... Baca halaman selanjutnya