Bantu Loloskan Narkoba ke Warga Binaan, Pegawai Lapas Dibekuk BNNP Sumbar

"Total narkoba jenis sabu-sabu yang disita berjumlah 475,47 gram dan narkoba jenis ekstasi belasan butir"
Barang bukti yang diamankan dari pelaku (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Seorang pegawai Lapas IIA Bukittinggi dibekuk tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat pada 1 Mei 2019 yang lalu.

Pegawai Lapas yang berinisial TC dibekuk karena membantu meloloskan narkoba ke dalam lapas Kelas IIA Bukittinggi.

Penangkapan tersebut berawal dari diamankannya dua orang kurir narkoba bernama Afriandi dan Armen di daerah Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Khasril Arifin mengatakan, setelah mengamankan dua orang tersangka itu, pihaknya lansung melakukan pengembangan ke Lapas Bukittinggi.

"Di Lapas, kami mengamankan tiga orang tersangka yaitu seorang oknum pegawai lapas dan dua orang narapidana," ujar Khasril Arifin, Jumat 24 Mei 2019.

Dua orang narapidana yang diamankannya adalah David Suarno dan Feri Irawan yang merupakan pemilik dari narkoba yang diamankan dari tersangka Afriandi dan Armen.

"Setelah itu, kami lansung melakukan pengembangan terhadap tersangka Handani yang merupakan penjual narkoba yang dimiliki oleh David Suarno," lanjutnya.

Tersangka atas nama Hamdani dibekuk di daerah Kalimantan bersama barang bukti satu paket narkoba jenis sabu-sabu.

"Keseluruhan, kami mengamankan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 475,47 gram dan narkoba jenis ekstasi belasan butir," sambungnya.

Ia mengatakan, keenam tersangka akan diancam dengan pasal 114 Jo 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.

[Halbert Caniago]