Sekdaprov Sumbar : Bulan Puasa Lisan Jangan Menebar Hoaks

"Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Alwis, justru meminta masyarakat di Sumbar menjaga lisan di bulan puasa dan tidak menebar fitnah yang bisa memperuncing keadaan"
Sekdaprov Sumbar Alwis (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah membatasi akses di media sosial (medsos) WhatsApp, Facebook dan Instagram. Hal itu untuk membatasi foto dan video hoaks kerusuhan akibat penolakan hasil Pemilu 2019.

Seiring itu, melihat kondisi negara pasca Pemilu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Alwis, justru meminta masyarakat di Sumbar menjaga lisan di bulan puasa dan tidak menebar fitnah yang bisa memperuncing keadaan.

"Kami berharap masyarakat menunaikan ibadah puasa dengan baik dan dapat menjaga lisan yang bisa menjadi faktor pemecah silaturahmi," ujarnya, Sabtu, 25 Mei 2019.

Masyarakat harus selektif dan menjaga lisan dengan tidak menyebarkan dan menambah berita-berita yang belum dapat dipastikan kebenarannya, menyaring seluruh informasi yang ada, agar kedamaian dan ketentraman tetap terjaga.

"Alhamdulillah kondisi di Sumbar kondusif, aman dan tentram pasca Pemilu. Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang bisa menjaga ini," ujarnya.

Alwi juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen sepuluh malam terakhir dengan banyak beriktikaf, khuzuk beribadah dan meningkatkan ibadah sunat dan semakin rajin bersedekah.

"Tentunya jangan sampai lupa menyiapkan rumah guna menjaga kekhusyukan dalam beribadah, memastikan peralatan-peralatan dirumah sudah dalam keadaan mati dan telah dicabut arus listriknya apabila tidak digunakan lagi," pesannya. (*)