Songket Silungkang Diusulkan Jadi Warisan Budaya Nasional Tak Benda

"Yang paling penting dari semua ini, iven SISSCA merupakan bagian dari proses pengusulan Songket Silungkang menjadi warisan budaya tak benda nasional"
Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival 2018 (Istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCA) akan dihelat kembali oleh Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto pada 6 - 8 September 2019 mendatang.

Iven tahunan yang sudah memasuki yang kelima kalinya ini akan mengusung konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya menampilkan fashion show rancangan desainer internasional Ayou Mizura dengan balutan SISSCA.

Kepala Seksi Sejarah dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan, Peninggalan Bersejarah dan Permeseuman Kota Sawahlunto Desrifahmi mengatakan, pelaksanaan SISSCA 2019 diprediksi berlangsung meriah dan dalam bahan yang digunakan mengembalikan pemakaian celup alami untuk pewarnaannya.

Kemudian, lanjutnya, panggung utamanya pun dikembalikan ke lokasi saat SISSCA pertama kali digelar yakni di Pasar Remaja atau tidak di Lapangan Segitiga Ombilin.

"Ada beberapa konsep yang dirubah. Dulu kan menekankan pada target penjualan songket, sekarang bagaimana nilai kebudayaan dari songket yang merupakan representasi masyarakat Silungkang. Itu yang ingin kita tingkatkan," katanya di Sawahlunto, Minggu 26 Mei 2019.

Ia menambahkan, banyak pihak yang ikut terlibat pada SISSCA kali ini mulai dari persatuan ibu-ibu perantau Indo Jalito Peduli, Dubes Australia, Ibu Mufida Jusuf Kalla dan banyak lagi yang lain.

"Yang paling penting dari semua ini, iven SISSCA merupakan bagian dari proses pengusulan Songket Silungkang menjadi warisan budaya tak benda nasional," tuturnya.(*)