I'tikaf Berjama'ah di 10 Hari Terakhir Ramadhan

"Diistilahkan ada 10 kolam yang di salah satu kolamnya banyak ikannya. Jika kita cari ikan di semua kolam tersebut, maka kemungkinan besar akan mendapatkan ikannya. Kalau pilih-pilih, belum tentu dapat"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pringsewu, Lampung KH Ridwan Syuaib mengajak umat Islam untuk membiasakan i'tikaf di masjid pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Hal ini dilakukan untuk menjemput malam Lailatul Qadar sekaligus meraih keutamaan dari malam 1000 bulan ini.

Walaupun di beberapa riwayat diterangkan bahwa Lailatul Qadar jatuh pada malam-malam ganjil di akhir ramadhan, namun ia mengingatkan bahwa semua itu adalah kehendak dan rahasia Allah SWT. Sehingga akan lebih baik jika i'tikaf dilaksanakan di seluruh 10 malam di akhir Ramadhan.

"Diistilahkan ada 10 kolam yang di salah satu kolamnya banyak ikannya. Jika kita cari ikan di semua kolam tersebut, maka kemungkinan besar akan mendapatkan ikannya. Kalau pilih-pilih, belum tentu dapat," terangnya di depan jama'ah Ngaji Ahad (Jihad) Ramadhan di aula kantor PCNU Pringsewu, Lampung, dilansir dari nu.or.id.

Untuk memberikan motivasi diri dalam beri'tikaf, perlu ada gerakan bersama-sama untuk melakukannya. Sehingga ia menilai positif langkah yang dilakukan oleh PCNU Pringsewu yang melakukan kegiatan safari i'tikaf di masjid-masjid yang ada di Kabupaten Pringsewu.

"I'tikaf berjama'ah di masjid bisa menjadi motivasi diri untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Akan beda semangatnya antara i'tikaf sendiri dengan i'tikaf berjama'ah," ungkapnya.

Abah Ridwan, begitu ia biasa disapa, juga mengungkapkan beberapa tanda dan keutamaan malam Lailatul Qadar. Selain merupakan malam diturunkannya Al-Qur'an, pada malam itu Allah SWT juga menakdirkan segala urusan, hukum, rezeki dan ajal untuk jangka selama setahun.

Dalam Mu'jam at- Thabari al-Kabir lanjutnya, disebutkan bahwa Rasulullah SAW menggambarkan suasana malam Lailatul Qadar itu dengan situasi langit bersih, udara tidak dingin atau panas, langit tidak berawan, tidak ada hujan, bintang tidak nampak dan pada siang ... Baca halaman selanjutnya