Arti Pentingnya Lailatul Qadar Bagi Umat Islam

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan (1), Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?(2), Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Lailatul qadar atau malam kemuliaan adalah sebuah malam di bulan Ramadhan yang memiliki nilai kebaikan lebih dari 1.000 bulan. Hal ini sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an, surat Al-Qadr, ayat 1-3 sebagai berikut:

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (١) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (٢) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ (٣) ـ

Artinya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan (1), Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?(2), Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”

Jika dikonversi menjadi tahun, 1.000 bulan sama dengan 83 tahun. Bagi umat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam keberadaan lailatul qadar ini sangat penting sebab dapat “menambah” umur mereka dalam berbuat kebaikan. Umumnya mereka berumur pendek dibandingkan dengan umat-umat para Nabi terdahulu.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits berikut:

أعمار أمتي ما بين الستين إلى السبعين ، وأقلهم من يجوز ذلك

Artinya: “Umur-umur umatku antara 60 hingga 70 tahun. Sedikit di antara mereka yang melewati usia tersebut.” (HR At-Tirmidzi)

Umur umat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada umumnya memang tidak panjang sebagaimana digambarkan dalam hadits di atas. Rasulullah sendiri hanya mencapai usia 63 tahun. Sedikit sekali dari mereka yang umurnya mencapai lebih dari 60-70 tahun. Umur yang tidak panjang itu tidak mungkin mereka gunakan seluruhnya hanya untuk beribadah kepada Allah sebab mereka umumnya tidur selama 8 jam per hari.

Dalam kaitan itu Imam al-Ghazali menjelaskan dalam risalahnya berjudul Bidayatul Hidayah dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah), hal. 405, ... Baca halaman selanjutnya