RSUD Dr. Muhammad Zein Painan Maksimalkan Jam untuk Pelayanan Hemodialisa

Kepala Instalasi Hemodialisa, dr. Ardian, SpPD bersama dokter ruangan, dr. Dona Hamrita dan Petugas di Ruangan Hemodialisa
Kepala Instalasi Hemodialisa, dr. Ardian, SpPD bersama dokter ruangan, dr. Dona Hamrita dan Petugas di Ruangan Hemodialisa (Ist)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Muhammad Zein Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat terus memaksimalkan pelayanan Hemodialisa atau cuci darah secara rutin untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.

Pelayanan Hemodialisa (Cuci Darah) di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Muhammad Zein Painan yang mulai dibuka sejak Agustus 2018 tahun lalu, saat ini semakin berkembang pesat dengan melayani pasien yang akan menjalani pengobatan cuci darah secara rutin di Kabupaten Pesisir Selatan.

baca juga: Akan Dibuka, Objek Wisata di Pessel Ini Malah Rusak Dihantam Gelombang Pasang

Pelayanan Hemodialisa ini buka dari hari Senin sampai dengan hari Sabtu dimulai dari pukul 07.00 sampai 13.30 WIB dan melayani pasien umum maupun BPJS Kesehatan. “Untuk sekarang ini, kapasitas TT (Tempat Tidur) lengkap dengan peralatan cuci darah, ada 5 Tempat Tidur dengan peralatan yang memadai dan berstandar dengan 4 (empat) orang tenaga perawat yang sudah terlatih dan bersertifikat hemodialisa” Terang dokter ruangan hemodialisa, dr. Dona Hamrita.

Menurut dr. Ardian, SpPD selaku Kepala Instalasi Hemodialisa menyebutkan, Pasien dilayani rata-rata adalah pasien BPJS Kesehatan travelling, yaitu pasien pindahan dari pelayanan hemodialisa dari RSUP M. Djamil dan Rumah Sakit Pekanbaru, dipindahkan karena lebih dekat ke rumah sakit kami.

baca juga: Pemkab Pessel Jadikan PSBB Tahap Tiga Sebagai Transisi ke New Normal

Ditambahkan lagi, “Pasien kami dari Barung-barung Belantai sampai dengan Silaut, sedangkan yang dari Siguntur karena letak geografisnya lebih dekat ke Padang masih tetap melakukan pengobatannya ke rumah sakit di padang.

Kepala Bidang Pelayanan Medis, dr. Reyantis Capanay mengakui, dengan melayani 15 pasien yang rutin melakukan cuci darah, dua kali seminggu dengan 4 orang pasien dalam daftar tunggu, dan ketersedian tempat tidur yang ada saat ini masih terbilang kurang, hingga harus diupayakan dengan penambahan shif dan jam.

baca juga: Kontak Dengan Pasien COVID, 37 Tenaga Puskesmas di Pessel Dikarantina

"Insya Allah sekitar bulan Juni besok, kita akan menambah jam pelayanan di Hemodialisa, yaitu akan kita tambah pelayanan dari Siang sampai dengan sore, sehingga akan menambah jumlah pasien yang dapat kita bantu proses pengobatannya, agar pasien tidak perlu jauh-jauh ke padang untuk cuci darah," terang dr. Reyantis.

Sementara itu, Bustamil salah seorang pasien hemodialisa mengaku, sangat merasa puas dengan pelayanan yang diterimanya selama ini. Apalagi dari sisi, dia tidak lagi mengeluarkan ongkos lebih besar karena telah bisa berobat dengan baik di rumah sakit setempat.

baca juga: Kontak dengan Pasien Positif, 43 Warga Pessel Jalani Karantina COVID-19

“Alhamdulillah sekarang saya nggak perlu jauh-jauh dari Air Haji ke Padang untuk melakukan cuci darah, cukup ke painan sudah bisa, ditambah dokter dan perawatnya ramah dan sangat bersahabat”

Terpisah, Direktur RSUD Dr. Muhammad Zein Painan, dr. H. Sutarman, MM mengatakan, bahwa pihaknya terus melakukan terobosan untuk setiap pelayanan yang dibutuhkan pasien. Sebab hal itu, merupakan hal yang mendasar untuk sebuah rumah sakit dalam melayani kesehatan masyarakat.

“Kami terus mengupayakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara optimal dan prima, salah satunya dengan pelayanan hemodialisa ini, yang mana dengan adanya pelayanan cuci darah di rumah sakit kita ini. Tentu, lebih dekat sehingga mengurangi biaya pengobatan dan bisa semakin menambah motivasi pasien untuk berobat rutin," ujarnya.

Lanjutnya, sesuai komitmen pihaknya akan terus melakukan pembenahan untuk kepuasan pasien dalam berobat. “Setelah penambahan shift siang di Hemodialisa dan penambahan tenaga perawatnya, kedepannya kami juga akan mengupayakan menambah Tempat Tidur dan peralatannya,” tutupnya.(Adv)

[Kiki Julnasri Priatama]

Penulis: Webtorial