Warga Desa Air Sintok Benahi Taman Islami untuk Wisata Religi

"taman Islami ini sebenarnya adalah Jaringan Irigasi Desa Air Santok yang dulunya tidak begitu termanfaatkan, hanya dipakai untuk tempat pemandian anak-anak, tempat ibu-ibu rumah tangga mencuci dan aktivitas lainnya"

PARIAMAN KLIKPOSITIF -- Menyambut lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah, warga Desa Air Santok, Pariaman Timur, membenahi Taman Islami yang direncanakan sebagai salah satu tempat kunjungan wisata religi.

Kepala Desa Air Santok, Edison mengatakan dalam bahwa Taman Islami itu dibangun sejak 2 tahun yang lalu dengan mempergunakan dana desa yang sudah dua kali di anggarkan lewat APBDES dengan hasil seperti yang terlihat sekarang ini.

“Taman Islami ini sebenarnya adalah Jaringan Irigasi Desa Air Santok yang dulunya tidak begitu termanfaatkan, hanya dipakai untuk tempat pemandian anak-anak, tempat ibu-ibu rumah tangga mencuci dan aktivitas lainnya” ujar Kepala Desa yang baru saja dilantik kembali untuk yang kedua kalinya sebagai Kepala Desa Periode 2019 sampai dengan 2025, Selasa 28 Mei 2019.

Dengan adanya dana desa, jelas Edison, yang dikucurkan oleh pemerintah pusat dan sesuai juga dengan program Pemerintah Kota Pariaman yang ingin menjadikan Kota Pariaman sebagai Kota Tujuan Wisata yang islami maka timbullah inisiatif bersama dengan Lembaga Desa, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, untuk menjadikan Jaringan Irigasi Desa Air Santok ini sebagai tempat Wisata Islami.

Edison menyebutkan, pembuatan taman islami ini sangat cocok sekali dengan culture masyarakat Desa Air Santok yang mayoritas Islam dan melalui taman islami ini mereka juga dapat mengenalkan huruf-huruf hijaiyah dan Asmaul Husna kepada anak-anak mereka sembari bermain di taman itu.

Selain bisa mengenalkan Asmaul Husna dan Huruf hijaiyah di taman islami tersebut, anak-anak dan orang dewasa juga bisa mandi-mandi di sepanjang irigasi yang menjadi taman itu sekaligus melihat-lihat ikan larangan yang berenang di irigasi tersebut. Apalagi lebaran ini ikan larangan itu akan dipanen dengan cara menggelar lomba memancing ikan larangan dengan insert Rp.50.000,- dan hal ini juga menjadi satu hiburan bagi para perantau yang hobby memancing ketika pulang kampung ... Baca halaman selanjutnya