Operasi Ketupat Singgalang 2019, Polres 50 Kota Siagakan 271 Personel Gabungan

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis memeriksa kesiapan personel
Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis memeriksa kesiapan personel (Ade Suhendra/Klikpositif)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Polres Limapuluh Kota siagakan ratusan personil dalam Operasi Ketupat Singgalang 2019 yang dimulai hari ini, 29 Mei 2019 hingga 10 Juni mendatang. 

Gelar pasukan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri ini dipimpin langsung oleh Kapolres 50 Kota AKBP Haris Hadis di Mapolres Limapuluh Kota , Selasa 28 Mei 2019.

AKBP Haris Hadis mengatakan, Operasi Ketupat Singgalang 2019 berlangsung selama 13 hari. Personil gabungan lintas sektoral yang disiagakan dikatakannya sebanyak 271 gabungan dimana 203 diantaranya adalah personil dari Polres Limapuluh Kota .

Baca Juga

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan tahun ini kondisinya cukup khas karena bersamaan dengan penyelenggaraan pemilu tahun 2019.
Hal itu menurutnya tentu membuat potensi kerawanan yang akan terjadi dan dihadapi semakin kompleks.

"Sejalan dengan hal tersebut, berbagai gangguan terhadap stabilitas kamtibmas berupa aksi serangan teror, baik kepada masyarakat maupun kepada personel dan markas Polri dan berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat, seperti pencurian, perampokan, penjambretan, begal, dan premanisme harus diantisipasi," katanya didampingi Kasubag Humas AKP Yuhelman.

Lebih lanjut, AKBP Haris Hadis juga menjelaskan beberapa gangguan lain yang diantisipasi adalah aksi intoleransi dan kekerasan, seperti aksi sweeping oleh ormas, gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat, laut, dan udara. Kemudian juga adanya permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, dan bencana alam, tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam Operasi Ketupat Tahun 2019.

" Operasi Ketupat Tahun 2019 akan diselenggarakan di 34 Polda dengan 11 Polda prioritas, yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda DIY, Polda Jawa Timur, Polda Banten, Polda Lampung, Polda Sumatra Selatan, Polda Sulawesi Selatan, Polda Bali, dan Polda Papua. Dimana operasi akan melibatkan 160.335 personel gabungan, terdiri atas 93.589 personel Polri, 13.131 personel TNI, 18.906 personel Kementerian dan Dinas terkait, 11.720personel Satpol PP, 6.913 personel Pramuka, serta 16.076 personel organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan," ujarnya.

Untuk Pos Pengamanan tercatat sebanyak 2.448 Pos Pengamanan, 764 Pos Pelayanan, 174 Pos Terpadu, dan 12 lokasi check point sepeda motor, pada pusat aktivitas masyarakat, lokasi rawan gangguan kamtibmas, serta lokasi rawan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Selain itu, juga adanya pengamanan di beberapa objek, antara lain berupa 898 terminal, 379 stasiun kereta api, 592 pelabuhan, 212 bandara, 3.097 pusat 
perbelanjaan, 77.217 masjid, dan 3.530 objek wisata.

"Di Limapuluh Kota ada 2 Pos Pengamanan yaitu Pospam Pangkalan dan Fly Over Kelok Sembilan. Kemudian digelarnya satu Pos Pantau di Simpang Tiga Sarilamak dimana personil yang disiagakan bertugas untuk menguraikan kemacetan yang mungkin terjadi jelang H-7 dan +7. Selain itu, 2 Pos Pelayanan yang ditempatkan di Kawasan Wisata Lembah Harau dan Kapalo Banda yakni setelah lebaran untuk menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat saat lebaran nanti," kata Kasat Lantas, AKP Erman

(Ade Suhendra)

Baca Juga

Penulis: Rezka Delpiera

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com