Mengantarkan Kebahagiaan Ramadan ke Siberut Tengah

"Butuh waktu dua jam menggunakan speed boat untuk tiba di Desa Saibi Samukob, Siberut Tengah"
(Ist)
Ramadhan Kepulauan Mentawai kali ini.

Dus-dus bantuan pangan pun dipindahkan dari truk ke dalam speed boat menggunakan becak motor modifikasi ala masyarakat Siberut. Sabtu pagi itu, ratusan paket pangan sesuai kapasitas memenuhi lambung kapal. Sekitar pukul sembilan pagi, tali dinamo mesin speed boat pun ditarik. Hadiah pangan untuk saudara di kepulauan terluar pun semakin dekat.

Menyapa yang jauh

Ustaz Bilal (26) menyambut kedatangan kami. Ia adalah salah satu dai, mualaf, sekaligus pemimpin jemaah di Desa Saibi Samukop, Siberut Tengah. ”Kami sangat bersyukur sekali atas kedatangan saudara-saudara yang jauh dari Padang, kami merasa masih banyak saudara-saudara kami yang peduli,” ungkapnya.

Sambutan hangat itu pun diikuti dengan sikap masyarakat. Anak-anak berkerumun, penasaran dengan isi speed boat yang telah dua jam membawa kami menyusuri laut dan hulu sungai itu.
Paket-paket pangan satu per satu diturunkan dari perahu, warga dan tim berjajar mengestafetkan paket pangan ke daratan.

Menurut Ustaz Bilal, paket pangan Kapal Ramadhan itu menjadi salah satu kebahagiaan bagi warga desa di Ramadan kali ini. Kepedulian masyarakat melalui Aksi Cepat Tanggap menjadi bentuk rangkulan bagi mualaf di Desa Saibi Samukop.

“Selama Ramadan kami sahur seadanya, makan sagu di sini. Bila berbuka, keinginan berbuka bersama di masjid ada, namun untuk konsumsi buka bersama jemaah di masjid tidak ada. Kalau iftar, kita buka dengan air putih saja,” cerita Ustaz yang pernah belajar di salah satu pesantren di Boyolali, Jawa Tengah itu.

Kehidupan sederhana di Saibi Samukop

Tidak ada penghasilan tetap bagi masyarakat Desa Saibi Samukob. Sehari-hari, mereka menjual pinang kering yang dibandrol seharga Rp 7 ribu per kilogramnya. “Sekali jual, biasanya masyarakat bisa lima kilo, sehari-hari itu saja sudah,” kata Ustaz Bilal. Pun untuk makanan pokok, mereka mengolah sagu ... Baca halaman selanjutnya