Makna Idulfitri bagi Sekretaris Kabinet

Seskab Pramono Anung saat memberikan pernyataan ucapan selamat Idulfitri 1440 H di ruang kerjanya, Lantai 2, Gedung III Kemensetneg, Jakarta.
Seskab Pramono Anung saat memberikan pernyataan ucapan selamat Idulfitri 1440 H di ruang kerjanya, Lantai 2, Gedung III Kemensetneg, Jakarta. (Humas/Jay)

KLIKPOSITIF -- Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, menyampaikan bahwa Idulfitri bermakna silaturahmi, saling memafkan, berkumpul, dan berbagi karena momen itulah bagi yang sudah berhasil bisa membagikan rezekinya kepada keluarganya.

“Sehingga saya memaknai bahwa Idulfitri itu mempersatukan secara emosional kepada keluarga-keluarga kita, tetapi juga kepada tetangga kita, kepada masyarakat kita,” ujar Seskab yang dikutip dari laman setkab.go.id.

Menurut Pramono, Idulfitri di Indonesia adalah budaya yang mungkin berbeda dengan budaya di Arab. “Karena mereka Idulfitrinya berbeda dengan Indonesia, karena Indonesia penuh dengan kekeluargaan, penuh dengan keakraban, penuh dengan silaturahmi,” tambah Seskab seraya menambahkan bahwa Idulfitri betul-betul ditunggu dan membahagiakan, bukan hanya bagi orang tua terutama bagi anak-anak.

Baca Juga

Lebih lanjut, Seskab bercerita bahwa semasa kecil dirinya betul-betul menunggu Idulfitri dan puasa itu dengan semangat yang luar biasa. Hingga hari ini, Seskab mengaku juga merasakan hal yang sama, dan ini harus dirawat.

“Apalagi sekarang ini ada sebuah tradisi baik, ketika Idulfitri kita berkunjung kepada orang yang kita tuakan, kepada orang tua kita, kepada masyarakat dan kepada tokoh,” ujarnya.

Di sanalah, tambah Seskab, semua bisa berbagi, bersilaturahmi, saling mengerti, memaafkan, dan tentunya bagi yang mendapatkan rezeki lebih banyak, waktunya berbagi kepada keluarganya.

Salah satu momen yang paling berkesan, tambah Seskab, ketika waktu masih kecil mendapatkan pembagian uang dari orang tua dan kemudian juga dari orang-orang yang dituakan. “Nah sekarang ketika kita sudah menjadi orang tua tentunya kita juga harus berbagi kepada yang perlu dan pantas untuk kita bagi,” tambah Mas Pram, panggilan akrab Pramono Anung. (*)

Video

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Iwan R