Melalui Petisi Ini Warganet Ingin Status WNI Rizieq Shihab Dicabut

"Petisi itu nyatanya berkaitan dengan Pemilihan Presiden 2019"
Petisi yang meminta mencabut status WNI Habib Rizieq. (tangkapan layar)

KLIKPOSITIF -- Warganet yang meminta status warga negara Indonesia (WNI) Rizieq Shihab terus bertambah. Bahkan, target penandatangan petisi itu ditambah menjadi 150 ribu penandatangan.

Sebuah petisi yang dibuat dalam situs charge.org perihal Front Pembela Islam (FPI) kembali muncul. Kali ini petisinya berjudul Cabut Status WNI Rizieq Shihab. Sejak berita ini ramai, Sabtu (8/6) lalu, petisi yang dibuat oleh 7inta putih sejak tiga minggu lalu dengan target persetujuan 75.000 orang.

Saat dicek, saat ini sudah ada lebih dari 72.710 partisipan yang telah menandatangani petisi tersebut.
Namun, pada pukul 15.14 WIB hari ini petisi itu sudah ditandatangani sampai 80.595 orang. Mengapa 7inta putih membuat petisi meminta status kewarganegaraan pentolan FPI tersebut dicabut?

Petisi itu nyatanya berkaitan dengan Pemilihan Presiden 2019. Dimana, Rizieq dinilai menjadi dalang di balik strategi people power yang sempat dikumandangkan oleh pendukung Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

Teriakan people power tersebut memancing para pengikutnya untuk ikut turun ke jalan guna melancarkan aksi unjuk rasa. Unjuk rasa itu sendiri dinilai untuk menggulingkan pemerintah.

"Orang yang paling bertanggung jawab dalam hal ini ialah Rizieq Shihab, otak dibalik segala provokasi," demikian yang disampaikan pada narasinya.

"Mereka berupaya membakar amarah dengan membangun narasi-narasi kebohongan tentang kecurangan pilpres yang terjadi, klaim kemenangan, merasa terzolimi, korban yang berjatuhan karena diracuni oleh pemerintah zholim, dan kisah perang badar yang digoreng untuk memanfaatkan fanatisme para pendukungnya agar mau ikut-ikutaan aksi turun ke jalan," sambungnya.

Meski bermukim di Arab Saudi, Rizieq dinilai masih memiliki andil dalam pergerakan politik di Indonesia dengan melibatkan umat muslim. Dalam narasinya, Rizieq juga disebut memiliki hubungan dengan kelompok Islam radikal atau ... Baca halaman selanjutnya