Masuk DPO Setahun, Dua Tersangka Pembunuhan Driver Ojek Online di Padang Dibekuk

Dua tersangka pembunuhan terhadap driver ojek online pada bulan Juni 2018 lalu di Jalan Nipah, Padang dibekuk Polresat Padang.
Dua tersangka pembunuhan terhadap driver ojek online pada bulan Juni 2018 lalu di Jalan Nipah, Padang dibekuk Polresat Padang. (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Setelah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak setahun lalu, dua tersangka pembunuhan di Jalan Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang dibekuk tim Satreskrim Polresta Padang pada Jumat (7/6) tahun lalu.

Dua orang pelaku pembunuhan atas korban yang bernama Airlangga, seorang driver ojek online dibekuk di dua lokasi yang berbeda. Dua pelaku melarikan diri selama setahun itu diketahui bernama Fandi Palefi (19) dan Oki Satria (20).

baca juga: Sopir Kapolresta Padang Dinyatakan Positif COVID-19

Kedua pelaku dibekuk di dua tempat berbeda yaitu di daerah Kecamatan Padang Selatan. DPO atas nama Fandi dibekuk di daerah Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, sementara DPO atas nama Oki dibekuk di daerah Komplek Cendana Mata Air.

"Penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa tersangka telah pulang untuk merayakan Lebaran," ujar Kasat Reskrim Polresta Padang , AKP Edriyan Wiguna, Minggu (9/7).

baca juga: Polresta Padang Dirikan Dapur Umum, 500 Paket Makanan Dibagikan ke Warga Terdampak COVID-19

Menurutnya, saat dilakukan penangkapan, keduanya sempat akan melarikan diri, tapi digagalkan oleh personel yang sudah mengepungnya. Kedua tersangka ini sudah diamankan di Mapolresta Padang untuk proses selanjutnya.

Sebelumnya, dua teman tersangka dengan inisial BY dan PR juga sudah dibekuk dan saat ini tengah menjalani hukuman di Lapas Muaro Padang. Kedua tersangka ini dibekuk pada Senin 19 April 2018 lalu.

baca juga: Polresta Padang Bagikan Bingkisan Lebaran kepada Wartawan

"Beberapa DPO lainnya masih kami cari dan kami akan terus melakukan pencarian hingga para tersangka mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum," katanya.

Ditambahkan Kasat, kejadian tersebut bermula saat korban Airlangga sedang duduk di Jalan Nipah bersama temannya. Tiba-tiba, tersangka yang berjumlah kurang lebih 20 sepeda motor mendatangi korban bersama teman-temannya dan menyerang menggunakan senjata tajam.

baca juga: Kasat Reskrim Polresta Padang: Hingga Kini, Sudah 6 Napi Asimilasi yang Diamankan

Ia mengatakan bahwa 14 orang teman korban langsung melarikan diri, sementara korban terpeleset dan puluhan orang yang mendatangi korban langsung memukuli. "Korban ditusuk di beberapa bagian tubuhnya dan yang paling parah di bagian punggung. Diperkirakan itu penyebab korban meninggal," jelas Kasat.

Kemudian, korban langsung dibawa oleh teman-temannya ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang. Saat di rumah sakit, keluarga korban enggan untuk dilakukan outopsi dan melaporkan kejadian tersebut sekitar pukul 14.30 WIB.

[Halbert Caniago]

Penulis: Agusmanto