Minibus Masuk Jurang di Agam, Basarnas masih Cari Korban

Korban kecelakaan minibus di Agam sedang menjalani perawatan.
Korban kecelakaan minibus di Agam sedang menjalani perawatan. (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF -- Sebuah minibus terjun ke jurang di Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam-Sumbar (dekat PLTA Batang Agam), Minggu (9/7) malam. Informasi yang dihimpun Klikpositif.com dari warga setempat, minibus diperkirakan berpenumpang 10 orang.

Wakapolres Polres Payakumbuh, Kompol Eridal didampingi Kabagsumda Polres Payakumbuh Kompol Russirwan yang juga mantan Kapolsek Kota Payakumbuh mengatakan para korban telah dibawa ke RSUD Adnan WD. Namun, satu penumpang anak-anak diperkirakan meninggal dunia.

"Hasil olah TKP dibantu Basarnas Limapuluh Kota, mobil tersebut datang dari arah Kota Payakumbuh menuju arah Bukittinggi dan akan menuju Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar," kata Kompol Eridal dan Kompol Russirwan.

Baca Juga

Kompol Eridal mengatakan kejadian terjadi di wilayah hukum Polres Bukittinggi. Tapi dikatakannya untuk memberikan pertolongan pertama, petugas yang berada di Pos Piladang langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Basarnas Limapuluh Kota.

"Informasi sementara satu orang meninggal dunia dan petugas masih berupaya melakukan evakuasi terhadap korban dan mobil. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Polsek Koto Baru karena korban atau penumpang mobil tersebut berasal dari sana" ujarnya.

Sementara itu, tim pencarian korban penumpang minibus yang terjun ke jurang PLTA Batang Agam hingga kini masih dilakukan. Koordinator Pos SAR Kabupaten Limapuluh Kota Robi Saputra mengatakan pihaknya masih melakukan pencarian terhadap korban.

Ia menjelaskan hasil laporan anggotanya di lapangan, saat ini posisi mobil berjarak sekitar 30 meter dari lokasi pertama kali jatuh. "Tim masih berada di lokasi mobil yang masuk ke dalam jurang. Kita masih mencari 2 korban atau penumpang yang masih belum ditemukan," kata Robi.

Ia menjelaskan saat ini korban penumpang yang lain telah berada di RSUD Adnan WD untuk mendapatkan perawatan. Hasil laporan sementara, satu orang meninggal adalah anak-anak dengan jenis kelamin perempuan.

"Hasil pencarian anggota di lapangan, tidak menemukan korban penumpang di dalam mobil. Namun kami tetap melakukan pencarian di sekitar lokasi mobil jatuh pertama kali hingga posisi mobil saat ini," katanya. 

[Ade Suhendra]

Berikut nama-nama penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan tunggal di Agam:

Luka Ringan:
M. Alvin (9 tahun),
Khairania Putri (9 tahun),
Rasid Akbar (17 tahun),
Putri Hidayah A (11 tahun)

Luka Berat:
Syafril (60 tahun),
Yesi Novita (40 tahun),
Putri Najwa (7 tahun) -- meninggal dunia
Intan Okti Syaputri (23 tahun)

Masih Dicari:
Deva (6 tahun)
Nenek Mun (56 tahun)

Video

Dramatis, Personel BPBD Solok Lewati Sungai dengan Seutas Tali

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Agusmanto