Antisipasi Banjir dan Longsor, Tim Gabungan Bersihkan Drainase di Kawasan Simpang Muaro Kalaban Sawahlunto

"setiap hujan deras kawasan Simpang Tiga Muaro Kalaban selalu tergenang air dan banjir yang dapat mengganggu arus lalu lintas yang biasa ramai."
Tim Gabungan Mengangkat Material Lumpur Yang Menyumbat Saluran Drainase (Istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Antisipasi banjir dan longsor, tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Satpol PP-Damkar Kota Sawahlunto melakukan pembersihan saluran drainase. Lokasi pembersihan drainase tersebut di ruas jalan menjelang Simpang Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang.

Selain personel tim gabungan tersebut, juga ikut bergabung sejumlah personel Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan perangkat Kecamatan Silungkang dan Desa Muaro Kalaban.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik - Penanggulangan Bencana Daerah (Kesbangpol - PBD) Kota Sawahlunto Adriyusman mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan gotong royong dalam menindaklanjuti arahan Wali Kota Sawahlunto untuk membersihkan saluran air baik dipinggir jalan maupun di pemukiman warga.

Ia menambahkan, dalam kegiatan kali ini, untuk jumlah personel dari BPBD sebanyak 25 orang, Tagana 20 orang dan Satpol PP-Damkar 30 orang.

"Kita berharap dengan pembersihan drainase, ancaman banjir dan longsor dapat diminimalisir. Kita juga berterima kasih kepada unsur pemerintahan kecamatan dan desa yang juga ikut membantu, semoga dapat ditiru oleh yang lainnya," katanya di Desa Muaro Kalaban, Selasa 11 Juni 2019.

Sementara itu, Kepada Desa Muaro Kalaban Hardiamon mengatakan, setiap hujan deras kawasan Simpang Tiga Muaro Kalaban selalu tergenang air dan banjir yang dapat mengganggu arus lalu lintas yang biasa ramai.

"Dengan dibersihkan drainase, air tidak tergenang lagi ke jalan raya, sehingga Simpang Tiga yang merupakan jalan lintas Sumatera ini terbebas dari genangan dikala hujan," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengarahkan masyarakat untuk mengaktifkan kembali gotong royong terutama saluran air dijalan dan pemukiman. Hal tersebut berkaitan dengan naiknya intensitas banjir dan longsor yang mana salah satu penyebabnya ... Baca halaman selanjutnya