Tim Sempat Tenggelam, Ini Kronologis Penemuan Korban Terakhir Kecelakaan di Agam

"keadaan korban tergeletak di atas pasir di pinggir sungai dekat pusaran air dalam posisi tertelungkup"
Evakuasi korban kecelakaan di Agam yang ditemukan di sungai. (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Korban terakhir kecelakaan tunggal di Kawasan PLTA Batang Agam atas nama Deva (6) akhirnya ditemukan, Kamis 13 Juni 2019. Jenazah korban ditemukan oleh Tim V Gabungan yang terdiri dari Personil Vertical Rescue Payakumbuh dan FAJI Padang Panjang.

Mardianis dan Ronald, anggota Vertical Rescue Payakumbuh saat ditemui di Posko Darurat mengatakan, lokasi penemuan di dekat Persawahan Tambun Ijuak. Dia menjelaskan keadaan korban tergeletak di atas pasir di pinggir sungai dekat pusaran air dalam posisi tertelungkup.

"Kami bergerak dari PLTA menggunakan jalur air dengan tubing atau benen bersama enam orang tim gabungan. Untuk mencapai lokasi penemuan medan yang dilewati cukup sulit, sangat air deras dan banyak bebatuan yang sangat berbahaya," kata Mardianis.

Kesulitan medan yang dilewati tim, kata Mardianis, membuat salah seorang anggota FAJI sempat jatuh dan tenggelam. Menurutnya, tubing yang ditumpangi anggota tersebut dibawa arus ke bawah dan yang bersangkutan tersangkut di dalam air.

"Saat benen yang ditumpanginya jatuh, ternyata yang bersangkutan tidak kunjung muncul ke permukaan. Akhirnya kami segera melakukan pertolongan dan alhamdulillah bisa diangkat," ujar Mardianis bersama Ronaldo.

Berjarak sekitar 150 meter dari insiden yang dialami tim, sosok korban mulai terlihat dekat pusaran air. Di sekitar lokasi, dijelaskannya bahwa beberapa ekor biawak tampak mengincar tubuh korban yang sudah dalam kondisi tidak sempurna.

"Kami pun segera melakukan evakuasi dan mengorbankan salah satu benen untuk dijadikan pembungkus sementara tubuh korban. Sebab kebetulan kantong jenazah tidak dibawa. Setelah itu kami langsung menempuh jalur darat membawa korban menuju tim lain yang juga ke lokasi," ujarnya.

Lokasi penemuan tersebut dikatakannya berada sebelum penemuan korban pertama. Hal ini disebutkannya karena hari sebelumnya kondisi debit air cukup deras dan kemungkinan korban dibawa ... Baca halaman selanjutnya