MTQ ke 38 di Solok, Dewan Hakim Harus Objektif Dalam Penilaian

"Wagub menekankan dewan hakim atau juri agar objektif dalam memberikan penilaian, jangan ada kepentingan berdasarkan kemarahan dan kedekatan"
Suasana sebelum pembukaan MTQ Nasional ke 38 tingkat Sumbar di Solok (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

SOLOK, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan, menjadi anggota dewan hakim atau juri Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidaklah mudah, mereka dilantik merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan oleh tim rekrutmen Kementerian Agama (Kemenag).

Usulan calon dewan hakim dari setiap daerah tidak begitu saja diterima oleh panitia tapi dianalisa dan dinilai kemampuannya.

"Selain diuji dan dinilai kemampuannya dewan hakim merupakan orang-orang pilihan yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing," ujarnya, Jumat, 15 Juni.

Wagub menekankan dewan hakim atau juri agar objektif dalam memberikan penilaian, jangan ada kepentingan berdasarkan kedaerahan, kedekatan, dan lain sebagainya.

"Dewan juri harus betul-betul adil dan jujur dalam penilaian, karena sudah disumpah, selain itu kita juga menggunakan digitalisasi dalam penilaian MTQ yang langsung penilaiannya bisa dilihat oleh publik yang menyaksikan semua jenis perlombaan, transparan dan akuntabilitas," katanya.

Memanfaatkan Teknologi Informasi, diharapkan tidak terjadilah adanya permainan dewan hakim dalam menetapkan pemenang disetiap cabang lomba MTQ.

Dilanjutkannya, pemenang nantinya akan menjadi bahagian kontingen kafilah Sumatera Barat pada MTQ tingkat Nasional ke XXVIII tahun 2020 Sumatera Barat.

Sementara Walikota Solok Zul Elfian pada kesempatan menyampaikan, menyediakan sebanyak 11 masjid, 3 gedung, 2 sekolah dan satu lapangan sepakbola akan menjadi tempat pelaksanaan seluruh cabang.

"Pembukaan akan dilakukan malam ini di lapangan Merdeka Solok," ujarnya.

Untuk diketahui, sebanyak 15 perlombaan yang digelar dalam MTQ kali ini. Yakni golongan Tilawah remaja dan anak-anak, Tartil dasar tuna netra, Tartil menengah umum dan tilawah TK, Hifzhil 1-5 juz tilawah, Hifzhil 10-20 juz, Hifzhil 30 juz dan tafsir bahasa Arab.

Selanjutnya, tafsir bahasa Inggris dan Indonesia, ... Baca halaman selanjutnya