Diduga Oplos Elpiji, Agen Gas di Padang Dibekuk Polisi

Barang bukti yang diamankan polisi
Barang bukti yang diamankan polisi (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Seorang agen gas dibekuk tim Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Padang pada Sabtu 15 Juni 2019 di Perumahan Mawar Putih depan Blok M RT02/RW 06 Kelurahan Korong Gadan, Kecamatan Kuranji, Kota Padang .

Penangkapan tersebut dilakukan atas dugaan pengoplosan gas dari tiga kilogram dimasukkan ke dalam tabung gas isi 12 kilogram.

baca juga: 39 Persen Pasien Positif COVID-19 di Kota Padang Telah Dinyatakan Sembuh

"Awalnya kami mendapatkan informasi dari warga bahwa tersangka atas nama Rusdi (44) melakukan praktik manipulasi gas," ujar Kasat Reskrim Polresta Padang , AKP Edriyan Wiguna, Minggu 16 Juni 2019.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan sesuai dengan informasi yang diberikan oleh masyarakat.

baca juga: Kabar Baik, Penambahan Positif Corona di Sumbar Nihil per 29 Mei

"Saat kami lakukan penyelidikan, kami menemukan tersangka melakukan praktik tersebut dan langsung melakukan penangkapan," lanjutnya.

Saat pihaknya melakukan penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan dan pihaknya langsung menggiring tersangka ke Mapolresta Padang.

baca juga: HBT dan Masyarakat Tionghoa Peduli Serahkan Bantuan Insinerator untuk Kota Padang

"Kami mengamankan barang bukti berupa 54 unit tabung gas 12 kilogram, 16 diantaranya berisi gas dan 38 tabung gas kosong," lanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya berupa enam tabung gas 5,5 kilogram, tiga tabung berisi gas dan tiga tabung gas kosong.

baca juga: PSBB Diperpanjang, Hotel dan Tempat Wisata di Padang Masih Ditutup

Gas yang dimanipulasi dari gas bersubsidi dijadikan gas tanpa subsidi diamankan sebanyak 112 tabung gas dengan berat tiga kilogram, 97 tabung berisi gas dan 15 tabung gas kosong.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan satu unit frezeer merk LG Warna abu-abu yang berisi es batu yang meruapakan alat bantu untuk menyalin gas tiga kilogram ke dalam tabung gas 12 kilogram.

Pihaknya juga mengamankan satu unit mobil carry Pickup warna putih dengan nomor polisi BA 8626 BY yang diduga dijadikan alat untuk mengangkut gas tersebut.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dan masih kami dalami sejauh mana tersangka sudah merugikan negara," tutupnya.

[Halbert Caniago]

Penulis: Rezka Delpiera