China dan Rusia Mengakui Bisa Mendeteksi Pesawat Siluman AS

"Pesawat siluman dapat dideteksi di titik-titik tertentu pada spektrum elektromagnetik"
Pesawat Siluman milik Amerika Serikat (net)

KLIKPOSITIF -- China dan Rusia mengatakan bahwa sistem radar mereka dapat mendeteksi pesawat siluman (stealth fighters) generasi kelima milik Amerika Serikat. Pesawat siluman generasi kelima berarti termasuk jet tempur F-22 dan F-35.

Bahkan sistem radar kuantum terbaru mereka diklaim dapat mendeteksi pesawat siluman dari jarak 100 kilometer. Pada tahun 2016, ilmuwan dan fisikawan seluruh dunia dibuat kaget setelah CETC (China Electronics Technology Group Corporation) mengatakan bahwa mereka telah mengembangkan sistem radar yang bisa mendeteksi pesawat siluman.

CETC merupakan kekuatan top 10 industri militer yang dikendalikan langsung oleh pemerintah China.
Menggunakan sistem radar kuantum foton tunggal (single-photon quantum radar system), mereka dapat mengidentifikasi objek yang tidak terlihat oleh teknologi radar konvensional.

Pesawat siluman dapat dideteksi di titik-titik tertentu pada spektrum elektromagnetik. Dilansir dari Business Insider, Rusia juga mengembangkan teknologi serupa yang dibenamkan pada tower atau pesawat militer mereka.

Kini, China juga dikabarkan telah meningkatkan sistem radar AESA (Active Electronically Scaned Array) yang digabungkan dengan kemampuan radar di atas. Radar AESA telah dibenamkan di pesawat militer terbaru China.

Meski China dan Rusia telah bisa mendeteksi pesawat siluman AS, ahli militer mempunyai pendapat berbeda mengenai "tindak lanjutnya". Justin Bronk, seorang pakar pesawat tempur di Royal United Services Institute menjelaskan bahwa pesawat siluman AS masih akan berjaya pada beberapa dekade selanjutnya.

"Jenis radar ini memang dapat mendeteksi pesawat siluman, namun bagaimanapun, mereka hanya dapat menghasilkan resolusi rendah. Radar tidak dibekali dengan real-time target-grade track. Itu membuatnya sulit untuk memberikan isyarat pada rudal untuk menghancurkan pesawat siluman," komentar Justin Brock.

Berdasarkan klaim keterangannya, itu berarti ... Baca halaman selanjutnya