Air Minum Tidak Tersedia, Jemaah Haji Berhak Minta Kepada Pihak Hotel

"berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan, tiap jemaah berhak memperoleh satu liter air minum per jemaah per hari selama berada di penginapan Makkah. Pihak penginapan juga diminta menyediakan air zamzam yang ditempatkan pada dispenser."
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Pemerintah terus berupaya memberikan kenyamanan bagi jemaah haji Indonesia, termasuk memberikan pelayanan terbaik selama berada di penginapan Makkah. Beberapa fasilitas dan layanan telah dipersiapkan bagi jemaah haji 1440H/2019M dan perlu diketahui oleh tiap jemaah.

Hal ini disampaikan Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Salah satu layanan yang tersedia di hotel atau penginapan Makkah adalah penyediaan air minum.

“Selama ini kebanyakan jemaah berpikiran air minum ini melekat dengan pelayanan katering, jadi hanya diperoleh pada saat diberikan bersama makanan saja. Padahal tidak, karena tiap hotel harus menyediakan air minum, dan ini terlepas dari fasilitas yang ada pada layanan katering. Jadi jemaah berhak meminta kepada pihak hotel kalau itu tidak tersedia,” tegas Sri Ilham, Senin (17/06).

Menurutnya, berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan, tiap jemaah berhak memperoleh satu liter air minum per jemaah per hari selama berada di penginapan Makkah. Pihak penginapan juga diminta menyediakan air zamzam yang ditempatkan pada dispenser.

Jemaah juga berhak mendapatkan fasilitas lain seperti handuk serta perlengkapan mandi. “Layanan yang belum banyak jemaah tahu adalah ganti seprai. Jemaah banyak yang mengira selama di Makkah, ya seprainya itu saja. Padahal ada tiga lembar seprai beserta sarung bantal yang tersedia bagi jemaah. Tinggal komunikasikan saja kepada pihak pengelola,” jelas Sri Ilham.

“Khusus untuk di Makkah, di hotel juga kita sediakan mesin cuci yang dapat dipergunakan oleh jemaah,” imbuhnya.

Selain itu menurutnya, pihak hotel juga berkewajiban untuk menyediakan petugas kebersihan dan keamanan selama 24 jam. Selama ini seringkali petugas kebersihan tidak berani masuk ke kamar jemaah bila tidak diminta. Sayangnya menurut Sri Ilham, jemaah mengira tak ada fasilitas petugas ... Baca halaman selanjutnya