Pengamat : Tak Ada yang Menonjol Selama Kempemimpinan Irwan Prayitno

"Saya melihat pemerintahan IP pada bidang budaya dan sospol stagnant, ekonomi juga biasa saja. Jadi tak ada yang menonjol selama kepemimpinannya,"
Najmuddin M Rasul (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pengamat Politik dari Universitas Andalas (Unand), Najmuddin M Rasul menilai, tiga tahun masa kepemimpinan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno belum ada pencapaian yang berarti dari politis PKS tersebut. Malah, bisa dibilang stagnan.

Menurutnya, selama tiga tahun berkuasa masih banyak kekurangan di berbagai bidang. Misalnya di bidang budaya dan sosial politik (sospol) masih jalan ditempat, begitu pula di sektor ekonomi.

"Saya melihat pemerintahan IP pada bidang budaya dan sospol stagnant, ekonomi juga biasa saja. Jadi tak ada yang menonjol selama kepemimpinannya," ujarnya saat dihubungi KLIKPOSITIF, Selasa, 18 Juni 2019.

Lebih lanjut, Najmuddin juga memberikan beberapa cacatan terhadap kinerja yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Irwan Prayitno, seperti penyelesaian kasus penyalahgunaan narkoba dan LGBT yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Kasus penyalahgunaan narkoba meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) juga tidak menonjol," kritik Doktor Komunikasi Politik jebolan Universitas Kebangsaan itu.

Dia mengaku penilaian tersebut bukannya ada ketisaksukaan dan ketidaksenangan terhadap Irwan Prayitno secara pribadi maupun sebagai gubernur.

"Coba sebutkan apa program gubernur yang berhasil dan menonjol," sebutnya memberikan pilihan soal kesuksesan Gubernur Sumbar. 

Terkait sosok pemimpin yang pantas menduduki kursi Sumbar 1, sambung Najmuddin, harus ada sifat kepamongan, mampu sebagai pengayom atau mengayomi untuk menggerakan seluruh komponen yang ada. Sehingga secara simultan program yang disusun akan bergerak bersama maka percepatan pembangunan daerah dapat dicapai.

"Menurut saya seorang gubernur itu harus memiliki visi dan misi pembangunan Sumbar 30 tahun ke depan. Kemudian seorang tokoh yang paham sistem good governess," ujar Najmuddin.

Najmuddin menambahkan, Sumbar saat ini ... Baca halaman selanjutnya