Berani Coba? Ini Empat Destinasi Paling Suram di Dunia

"Empat destinasi tersebut tidak kalah suramnya dibandingkan dengan Chernobyl yang ada di Rusia"
Desa boneka Nagoro di Jepang (net)

KLIKPOSITIF -- Nama pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl kembali terangkat pamornya usai HBO merilis mini seri Chernobyl. Mini seri Chernobyl menjadi salah satu serial TV dengan peringkat tinggi.

Berdasarkan Internet Movie Database (IMDb), Chernobyl mendapat rating 9,6. Sementara di bawahnya ada Breaking Bad (9,5), dan Game of Thrones (9,4), seperti dikutip dari IMDb, Kamis (20/6).

Chernobyl mengisahkan sejarah suram salah satu bencana terbesar dalam sejarah. Tak pelak, kini Chernobyl menyisakan kawasan zona merah akibat radiasi yang masih membekas.

Meskipun menjadi destinasi suram, Chernobyl kini justru dikunjungi banyak turis. Kepopuleran mini seri Chernobyl sedikit banyak disebut-sebut menjadi pemicunya. Lalu selain Chernobyl, di mana saja destinasi paling suram di dunia?

Berikut empat destinasi paling suram di dunia!

1. Desa Boneka Nagoro

Destinasi paling suram yang pertama ada Desa Boneka Nagoro. Di barat pegunungan Jepang, jalanan desa kecil Nagoro begitu sempit dan sunyi. Di sekeliling desa ini, kita akan melihat boneka seukuran manusia, terpatri di sepanjang jalan.

Boneka-boneka tersebut sengaja diciptakan warga setempat yang mayoritas berusia senja, kesepian dan tengah menghabiskan masa tua. Nagoro, desa yang bertempat 550 kilometer di barat daya Tokyo ini dikenal sebagai lembah boneka.

Hanya dijalankan sekitar 27 orang penduduk, Desa Nagoro mayoritas dihuni boneka yang total hari ini mencapai sekitar 270 boneka. Boneka-boneka tersebut pertama kali dibuat sekitar medio 2002, oleh Ayano, seorang warga yang merancang orang-orangan sawah pengusir burung untuk membantu ayahnya bertani.

Seorang warga lain yang tertarik dengan boneka berpakaian lengkap layaknya manusia tersebut lantas mengusulkan untuk memperbanyak boneka agar desa tak terlihat sepi. Untuk membuat boneka-boneka tersebut, Ayano membutuhkan waktu hingga tiga ... Baca halaman selanjutnya