Pertengahan Tahun, Dinas Pertanian Klaim Produksi Padi Sumbar Mencapai 2,9 Juta Ton

"Hasil positif tersebut didapatkan meskipun tenaga penyuluh masih kurang "
Panen padi di Kabupaten Pesisir Selatan (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Dinas Pertanian Sumatera Barat (Sumbar) mengklaim hingga pertengahan tahun ini (Juni 2019) hasil pertanian padi Sumbar sudah mencapai 2.993.000 ton atau 2,9 juta ton. Itu artinya tidak begitu banyak lagi mencapai 3 juta ton yang menjadi target tahun ini. 

Hasil positif tersebut didapatkan meskipun tenaga penyuluh masih kurang.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Rabu (19/6) saat membuka kegiatan Pertemuan Koordinasi Penyuluhan Pertanian Tahun 2019 di Padang. Datanya dari Kepala Dinas Pertanian Sumbar Chandra.

Dijelaskan Nasrul Abit, hasil padi Sumbar mencapai 3 juta ton tiap tahun dengan kebutuhan 1,2 ton untuk kebutuhan warga Sumbar dan selebihnya sekitar 1,8 ton bisa sebagai penyanggah kebutuhan daerah tetangga seperti Riau, Jambi dan Bengkulu.

"Sumbar surflus, namun kami akui masih banyak lahan tidur (sawah) kita belum terkelola dengan baik. Untuk itu butuh penyuluh yang baik dalam meningkatkan ini," ujarnya.

Dia mengaku, jumlah penyuluh pertanian saat ini masih sangat kurang, namun penambahan tenaga penyuluh di bawah Kementerian Pertanian. Nasrul berharap ada penambahan.

"Efisiennya satu nagari/desa satu penyuluh, apalagi untuk daerah yang lahannya luas," tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian Sumbar Chandra menjelaskan, jumlah penyuluh di Sumbar saat ini berkisar 800 orang sementara jumlah desa termasuk kelurahan di Sumbar lebih dari itu.

"Itupun sudah banyak yang pensiun, maka dimanfaatkan penyuluh swadaya," ujarnya.

Menurutnya, penyuluh sebagai motivator petani sangat berpengaruh terhadap hasil pertanian di Sumbar. Sehingga lahan tidak atau yang belum tergarab bisa produktif.

"Kalau semua lahan tergarab hasil pertanian tentu meningkat dan kita semakin surflus terutama padi," ujarnya.(*)