Be KRAF Beri Peluang Pelaku Ekonomi Kreatif Sumbar Pajang Produk di BISMA

"Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyediakan aplikasi khusus bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memajang produk mereka di aplikasi yang diberi nama BISMA (BEKRAF Information System in Mobile Application)"
Konferensi pers para petinggi Be KRAF di Padang, Kamis, 20 Juni 2019 (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyediakan aplikasi khusus bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memajang produk mereka di aplikasi yang diberi nama BISMA (BEKRAF Information System in Mobile Application).

Kota Padang merupakan kota keempat pelaksanaan BIGGER (BISMA Goes To Get Member) 2019, setelah Bogor, Malang, dan Palembang. Sosialisasi di Padang dilakukan di Kyriad Bumiminang Hotel pada Kamis (20/6).

Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari S. Sungkari menjelaskan, BIGGER merupakan program sosialisasi platform BISMA (BEKRAF Information System in Mobile Application) ke pada pelaku ekraf di indonesia.

BISMA merupakan platform unggulan bagi pelaku kreatif untuk mendaftarkan diri maupun usaha ke database resmi Bekraf melalui aplikasi BISMA yang dapat diunduh melalui android maupun ios atau melalui website BISMA https://bisma.bekraf.go.id/

Platform BISMA memberikan keuntungan kepada pelaku ekraf diantaranya Be Updated, dimana pelaku ekraf bisa mendapatkan informasi dan agenda terkini seputar kegiatan ekonomi kreatif difasilitasi oleh Bekraf.

"Be Marketed karena BISMA menyediakan etalase untuk memperkenalkan produk-produk ekonomi kreatif," ujarnya.

Be Supported dimana pelaku kreatif yang terdaftar menjadi prioritas utama memperoleh dukungan dan bantuan invetasi bagi pelaku ekonomi kreatif. Be Integrated karena usaha pelaku ekraf terintegrasi dalam database Bekraf, sekaligus terhubung dengan jejaring investor usaha kreatif di Indonesia.

Dilanjutkannya, keuntungan lain adalah Be Engaged dimana pelaku kreatif dapat terlibat langsung memberikan masukan melalui kuesioner online di BlISMA untuk menyusun kebijakan yang terkait dengan pengembangan ekonomi kreatif nasional.

Saat ini tercatat lebih dari 41.000 pelaku ekraf di Indonesia dengan 8.500 jumlah produk ... Baca halaman selanjutnya